Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosias Saroi, S.H.,M.H (Kanan) usai menjalani pemeriksaan tim penyidik KPK di Mapolres Manokwari, Sowi Gunung, sekira pukul 18.25 WIT, Kamis malam, 25 Oktober 2018. (Foto: Kris Tanjung)
Hukum & Kriminal

Usai Diperiksa KPK, Bupati Pegaf Yosias Saroi Akhirnya Buka Suara

Bagikan ini:
  • 36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    36
    Shares

MANOKWARI, sorongraya.co- Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosias Saroi, S.H.,M.H akhirnya buka suara usai menjalani pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Manokwari, Sowi Gunung, Kamis malam 25 Oktober 2018.

Yosias yang keluar ruangan pemeriksaan tepat pukul 18.25 WIT, rupanya menunjukan sikap berbeda kepada awak media ketimbang para pejabat dan oknum kontraktor yang sebelumnya yang lebih memilih diam.

Saat bertemu sejumlah awak media, Yosias menyapa sejumlah kaum kuli tinta yang sejak pagi menunggu di halaman Mapolres Manokwari itu.

“Malam rekan-rekan (Wartawan),” sapa mantan Ketua DPRD Kabupaten Manokwari itu kepada awak media sembari melangkah menuju mobil Toyota Fortuner bernomor polisi PB 1013 D, itu yang terparkir di Mapolres.

Ia pun menjawab pertanyaan para wartawan terkait pemeriksaan dirinya oleh penyidik KPK. “Banyak pertanyaan yang dicecar KPK kepada saya, masih ada pemeriksaan lanjutannya,” ucap Yosias.

Meski demikian, ia enggan menjelaskan secara rinci seputar pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepadanya. “Nanti akan ada pemeriksaan lanjutan,” jawabnya singkat.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini, pemeriksaan hari keempat ini, KPK meminta keterangan terhadap dua orang yaitu, Bupati Pegaf, Yosias Saroi dan Wakil Ketua DPRD, Aprilia Indo.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa Plt Sekda Pegaf, Evert Dowansiba, mantan Kepala Bappeda, Dance Sangkek, dua kontraktor, Sopyan, Niko Tampangallo dan 3 ASN lainnya.

Sebagaimana dikutip detikcom, Senin 20 Agustus 2018 lalu, KPK akan memeriksa sejumlah kepala daerah terkait dugaan kasus suap usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018 yang diduga melibatkan sejumlah kepala daerah. [krs]


Bagikan ini:
  • 36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    36
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.