Hukum & Kriminal

Merasa Dirugikan Keluarga Nimrod Homer Palang Bengkel Ketok Magic

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co-Ahli waris dari keluarga Homer, yang tak lain adalah Nimrod Homer melakukan pemalangan terhadap bengkel ketok magic yang berada di Jalan Masjid Raya HBM, Remu Utara tepatnya di depan kantor Imigrasi Sorong, Selassie 25 Oktober 2022.

Alasan pemalangan yang dilakukan oleh ahli waris dari keluarga Homer ini agar orang yang disebut sebagai ongko Beng tidak lagi mengontrakan tanah tersebut kepada orang lain.

” Empat kali di undang, namun tidak pernah menghadiri undangan kami. Ongko Beng hanya mengutus seseorang untuk hadir, tapi bagi kami hal itu tidak berpengaruh dan kami anggap tidak jelas,” kata Ishak Kambuaya.

Ishak menambahkan, tanah seluas 296 meter persegi tersebut merupakan hibah dari Pemkab Sorong pada tahun 2003. Akan tetapi setelah dilakukan pengecekan di Badan Pertanahna Nasional (BPN) Kota Sorong ternyata tanah yang berada di depan kantor Imigrasi Sorong ini bukan atas nama keluarga Nimrod Homer melainkan atas nama Angela, anak dari ongko Beng.

” Kami tunggu ongko Beng sendiri yang datang atau jika ada pendekatan dari ongko Beng maka kami bersedia untuk bertemu,” ujarnya.

Ishak yang merupakan adik dari Nimrod Homer mengaku, tanah hibah dari pemkab Sorong ini digunakan oleh ongko Beng sejak tahun 2005 hingga sekarang, artinya sudah 17 tahun lamanya. Dimana harga sewa per tahunnya Rp 20 juta.

” Spanduk pemalangan bertuliskan berdasarkan surat hibah asli tanah negara nomor 88 merupakan milik pemerintah kabupaten Sorong dilarang melakukan aktivitas di atas tanah ini tanpa seizin ahli waris Nimrod Homer berdasarkan surat hibah dari pemerintah kabupaten Sorong,” kata Ishak.

Ishak menyebut, pihak keluarga merasa dirugikan oleh perbuatan ongko Beng karena telah melakukan transaksi terhadap sebesar Rp 50 juta atas tanah tersebut tanpa melibatkan pihak keluarga Homer satupun dalam pembuatan akta notaris.

Sementara informasi yang didapatkan ongko Beng saat ini sedang berada di luar negeri sehingga tidak dapat menghadiri pemanggilan yang dilayangkan keluarga Homer.

Di tempat yang sama, pemilik bengkel ketok megic yang diketahui bernama Lutfi mengaku mengontrak tanah tersebut Rp 20 juta per tahun.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.