Jumpa Pers Polda Papua Barat
Hukum & Kriminal

Lagi, Dua Jenazah Korban DO Berhasil Diidentifikasi

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Dua pekan setelah diumumkannya hasil identifikasi lima jenazah korban pembakaran Tenpat Hiburan Malam (THM) Double O, Jumat, 11 Februari 2022 Tim DVI Mabes Polri dan Polda Papua Barat kembali mengumumkan hasil identifikasi dua jenazah berdasarkan pemeriksaan DNA.

Dua jenazah yang berhasil diidentifikasi tersebut atas nama Afifah Maesa Nuraini asal Bandung dan Rahmi Dian Putri asal Jakarta,” kata Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Bambang Pitoyo.

Bambang menambahkan, hingga saat ini sudah 12 korban yang teridentifikasi. Kami masih menunggu hasil identifikasi 5 korban lainnya dari Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri.

Harapannya, sisa lima korban ini bisa secepatnya teridentifikasi sehingga semuanya selesai,” ujarnya saat menyampaikan rilis, Jumat siang.

Sementara, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi menambahkan, pihak keluarga sudah bisa berkoordinasi dengan Bid Dokkes Polda Papua Barat yang saat ini bertugas di kamar jenazah RS Sele Besolu untuk pengambilan jenazah.

Diketahui dua jenazah yang teridentifikasi lewat pemeriksaan laboratorium DNA pusdokkes ini berprofesi sebagai dancer.

Diberitakan sebelumnya, lima jenazah korban pembakaran Tempat Hiburan Malam (THM) Double O teridentidikasi oleh Tim DVI Mabes Polri dan Bid Dokkes Polda Papua Barat.

Lima jenazah yang teridentifikasi tersebut antara lain atas nama Ridwan Dodoh, warga Sorong, Widyanti Ariesta asal (Sulsel), Ananin Novalia (Jawa Barat), Nur Kalsum (Sulsel) dan Arum Ainun Yakin dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

” Kelima jenazah ini teridentifikasi melalui pemeriksaan medis, gigi dan property,” kata Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes dr Bambang Pitoyo, Rabu, 02 Februari 2022.

Bambang menambahkan, hingga saat ini total jenazah yang berhasil diidentifikasi sebanyak 10 jenazah, sedangkan 7 jenazah lagi masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dari Labaoratorium Forensik Pusdokkes Polri mengingat kondisi jenazah terbakar cukup parah.

” DNA tujuh jenazah sudah di kirim sejak Jumat lalu dan berdasarkan keterangan yang di dapat dari Lab Forensik Pusdokkes Polri bahwa hasil pemeriksaan DNA paling cepat keluar satu minggu bahkan bisa dua minggu,” ujarnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.