Korban AGM (30) yang tak sempat mendapatkan pertolongan. Foto: Istimewa
Hukum & Kriminal

Dibakar Cemburu, Pria Ini Tewas Ditangan Selingkuhan Pacarnya

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SAUSAPOR,sorongraya.co – Pria berinisial AGM (30) harus meregang nyawa di tangan selingkuhan pacarnya. Kejadian bermula saat korban yang mencari kekasihnya di sekitar kampung Emaus Kabupaten Tambrauw. Jumat, 26/04/19.

Korban yang mencari kekasihnya itu memergoki pujaan hatinya sedang asik bercengkrama mesra dengan pria lain, faktor cemburu mendasari adu mulut diantara ketiganya. Lantaran emosi, pelaku yang tidak diketahui namanya itu langsung mengeluarkan sebilah pisau dan dihunuskan tepat di bawah rusuk sebelah kanan korban.

Melihat korban berlumuran darah dengan luka tusukan, pelaku berupaya melarikan diri sedangkan korban yang mengerang kesakitan berusaha mencari pertolongan ke rumah keluarganya yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun takdir berkata lain, korban tersungkur jatuh sebelum tiba di rumah keluarganya. Saat ditemukan sekitar pukul 03.30 WIT, korban sudah meninggal dunia di dekat kantor Dinas Perikanan Sausapor.

Tidak terima dengan kejadian ini pihak keluarga melakukan pemalangan jalan menuju Kantor Bupati Tambrauw dan menuntut pelaku penikaman untuk segera ditangkap.

Dikawal ketat oleh personil Brimob bersenjata lengkap, proses pengambilan jenazah dari rumah sakit setelah dilakukan Autopsi diangkut menggunakan mobil double cabin dan dibawa menuju kantor Bupati Tambrauw.

Sementara itu, Kapolsek Sausapor, Iptu Ronny Uniwally yang melakukan mediasi bersama pihak keluarga meminta agar palang dibuka dan jenazah segera dibawa kerumah duka untuk dikebumikan. Proses mediasi pun berjalan tanpa hambatan, pihak keluarga menerima pertimbangan yang disampaikan oleh Kapolsek dan membuka pemalangan.

Terkait peristiwa ini menurut Ronny, pihaknya telah mengamankan seorang saksi yang merupakan salah satu teman dekat korban untuk dimintai sejumlah keterangan.

“Kami belum mengarah pada pelaku, kita mengarah pada saksi dulu karena nanti dalam proses hukum setelah adanya keterangan dari saksi dan mengarah pada pelaku baru kita melakukan proses penangkapan,”ungkapnya kepada sejumlah awak media. [red]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.