Ilustrasi
Hukum & Kriminal

Diancam Akan Dibunuh, Dua Karyawan Vega Hotel Dipalak di Taman DEO

Bagikan ini:
  • 573
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    573
    Shares

SORONG, sorongraya.co – Karyawan Vega Hotel Edwin Lawalata dan Keren Ende dipalak dan diancam akan dibunuh jika tidak menyerahkan barang. Pemalakan yang disertai dengan ancaman terjadi pada Rabu, 19 Desember 2018 sekitar pukul 03.00 WIT di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan taman DEO Kota Sorong.

Setelah berhasil mengambil barang-barang milik korban pelaku yang diduga dua orang kabur melarikan diri.

Edwin (korban) beserta temannya Keren lalu melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Sorong Kota.

Dalam Laporan Polisi (LP), Edwin menjelaskan kronologis kejadian, berawal ketika dirinya dan salah satu teman wanitanya bernama Keren Ende pulang dari tempat kerja Hotel Vega dengan mengendarai sepeda motor. Keduanya lalu singgah di taman DEO untuk bersantai dan foto. Tiba-tiba keduanya didatangi salah satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya menunggu di seberang jalan.

Pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu kemudian meminta sejumlah uang, Edwin lalu memberikan uang Rp 15.000. Namun sayangnya, uang tersebut dibuang oleh pelaku.

Tersinggung hanya diberikan uang 15.000, pelaku mendekati Keren lalu mencekiknya sembari mengancam akan membunuh keduanya jika tidak menyerahkan semua barang-barang yang dibawa. Karena ketakutan, Keren menyerahkan semua barang yang ada di dalam tasnya. Begitu pun Edwin yang terpaksa merelakan sepeda motornya dibawa kabur pelaku.

“Kami diancam jadi kami menyerahkan semua barang-barang milik milik kami, termasuk sepeda motor,” terang korban seperti dikutip dari Anggota Piket SPKT, Polres Sorong Kota, Bripka Deni Lomboan. Rabu sore, Desember 2018.

Menurut Deni, saat pelaku melarikan diri, korban sempat melihat sesuatu semacam senjata tajam yang diselipkan di dalam baju pelaku.

“Berdasarkan keterangan korban, salah satu pelaku yang merampas motor serta barang-barang milik Keren memiliki ciri-ciri tinggi besar dan berkulit hitam berambut keriting,” ujarnya.

Setelah mengalami peristiwa naas tersebut lanjut Deny, Kedua korban (Edwin dan Keren) datang melapor ke SPKT Polres Sorong Kota. Anggota jaga SPKT Polres Sorong Kota seketika melakukan pengejaran terhadap dua orang yang diduga pelaku. Pengejaran dilakukan hingga Makbon, akan tetapi tidak membuahkan hasil.

“Saat ini Kedua korban masih menjalani pemeriksaan di bagian Reskrim Polres Sorong Kota,” tandasnya. [jun]


Bagikan ini:
  • 573
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    573
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.