Hukum & Kriminal

Buntut Permasalahan Selasa Dini Hari, Dua Kelompok Warga Nyaris Bentrok

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorograya.co- Dipicu permasalahan yang terjadi Selasa (20/07/2021) dini hari, bentrok antara dua kelompok nyaris terjadi pada, Rabu siang (21/07/2021). Warga yang ada di seputaran Marcopolo dan Pasar Bersama nyaris saling serang. Beruntung aparat Kepolisian Resor Sorong langsung bergerak ke lokasi kejadi di Jalan Jendral Sudirman memgamankan situasi.

Dengan menggunakan mobil water cannon 200 personil polisi disiagakan guna menghalau kedua kelompok agar tidak bentrok. Upaya polisi tersebut ternyata respon negatif, kedua kelompok pun melempari aparat dengan batu dan botol. Sejumlah polisi yang disigakan bersamaan dengan water canonn terpaksa menembakan gas air mata serta semprotan air untuk membubarkan massa. Sayangnya, tembakan gas air mata dan semprotan air terhalang angin sehingga berbalik mengenai polisi yang melakukan pengamanan serta warga sekitar.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setyawan mengatakan, pihaknya telah menahan satu dari 8 orang yang diduga sebagai pelalu penyerangan terhadap sejumlah tempat usaha dan kendaraan di pasar bersama pada Selasa dini hari.

Satu orang telah kita tahan dan selanjutnya diperiksa. Nantinya, dari pemeriksaan saksi-saksi barulah bisa diketahui terduga pelaku yang lainnya.

Laporan polisi yang telah kita terima tetap diproses dan akan dikembangkan. Saat inikan satu orang sudah kita tahan, proses hukumnya tetap lanjut, sehingga masyarakat tidak lagi menduga-duga,” kata Ary.

Ary mengaku bahwa barang bukti akibat peristiwa penyerangan telah diamankan di Polres Sorong Kota. Ada 4 unit kendaraan yang rusak akibat dirusak oleh para pelaku.

Karena situasinya memanas, saya minta agar polisi, brimob dan TNI Angkatan Darat berhenti sejenak ahar tidak memancing kemarahan dua kelompok,” ujar Ary di lokasi kejadian.

Ary menambahkan, kronologis kejadian berawal saat sejumlah anak-anak yang melakukan aktivitas di pasar bersama sini, tanpa sebab melakukan penyerangan terhadap kendaraan dan orang, termasuk pemilik rumah dan tempat usaha.

Mengenai korban jiwa, lanjut Ary, belum ada, kalau kejadian barusan itu menurut informasi ada. Namun, kita belum mendapat laporannya, berapa jumlah dan barang buktinya.

Diketahui, akibat pemalangan yang berujung pelemparan batu dan botol dari warga terhadap aparat, arus lalu lintas dari arah swisbell-hotel menuju dan sebaliknya lengang.

Sejumlah perkantoran pemerintah maupun instansi vertikal lebih memilih menutup kantor, waspada akan terjadinya bentrok yang lebih besar. Aparat gabungan masih disiagakan guna mensterilkan siatuasi diseputaran jalan Jendral Sudirman.


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.