Suasana sidang kelulusan casis Polri Panda Polda Papua Barat, Selasa (25/06).
Hukum & Kriminal

257 Casis Polri Panda Polda PB Siap Ikuti Pendidikan, Ini Pesan Brigjen Pol Herry Nahak

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co – Sebanyak 257 calon siswa (Casis) polri pada penerimaan terpadu tingkat panda Polda Papua Barat (PB) tahun anggaran 2019, siap mengikuti tahapan pendidikan.

Yakni, masing-masing, Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) dan Brimob 226 casis. Selanjutnya, ada 2 pesera Talen Scouting dan 18 casis Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) serta ada 11 casis tamtama lulus sementara.

Selain 257 casis polri tersebut, juga terdapat 7 peserta calon Taruna Akpol yang masih akan mengikuti seleksi tingkat pusat.

Kapolda PB, Brigjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak M.Si (Tengah) saat memimpin sidang kelulusan.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) PB, Brigjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak M.Si dalam arahannya saat saat memimpin sidang kelulusan, Selasa 25 Juni 2019, menuturkan, bahwa rekrutmen atau seleksi terpadu anggota polri, bersifat transparan. Dan ia menegaskan jika terdapat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam penerimaan ini, ia mengimbau para orangtua wali, agar tak segan melaporkan kepada Itwasda atau Propam.

“Siapa pun itu personelnya, baik Brigadir, Pama, maupun Pamen yang terlibat, akan mendapatkan sanksi yang tegas apabila terbukti melakukan kecurangan,” ucap Herry Nahak dalam arahannya sebagaimana siaran pers yang diterima sorongraya,co, Selasa (25/06) malam.

Ia juga mengingatkan kepada para casis untuk tetap mempersiapkan diri dengan baik dan menjaga kesehatan hingga usai menjalani pendidikan polri.

“Anda adalah calon pimpinan Polri ke depan. Digembleng, dididik di Akpol, kemudian motivasi diri anda setinggi – tingginya, jangan merasa kalian kecil maju terus doa saya menyertai kalian,” serunya.

Peserta yang dinyatakan lulus ini, sebelumnya telah mengikuti rangkaian tes, yaitu meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, Tes Kesamaptaan Jasmani, Tes Psikologi, Uji Akademik dan tes penelusuran mental kepribadian (PMK).

Sidang yang digelar pukul 14.00 WIT di ruang Pianemo Polda Papua Barat tersebut selain dihadiri oleh para orangtua wali dari seluruh peserta, juga para pejabat Utama Polda Polda Papua Barat, Tim Supervisi dari Mabes Polri dan segenap panitia serta unsur pengawas baik dari internal maupun eksternal. [krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.