SORONG,sorongraya.co-PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) 7 Kasim mendukungb pemberdayaan perempuan di Kampung Seget melalui program UMKM Krekban yang memproduksi abon ikan, keripik pisang, dan tepung sagu guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kelompok dinamai UMKM Krekban, diambil dari bahasa Moi yang bermakna perempuan. Program melibatkan 40 perempuan di Kampung Seget, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga tanpa penghasilan dan sebagian kecil lulusan SMA atau perguruan tinggi.
Program bermula dari Focus Group Discussion (FGD) usulan masyarakat pada Januari 2026 dalam payung program Seget Produktif, Inovatif, Mandiri, dan Sehat (Prima).
Kelompok dibentuk melalui diskusi pada Juli 2026, kemudian mengikuti pelatihan bersama narasumber dari Sorong pada 1 Agustus 2026 yang melibatkan tiga UMKM pelatih.
Sebanyak 40 anggota dibagi ke dalam tiga unit produksi, yaitu 18 orang untuk abon ikan (dibagi menjadi 3 kelompok), 11 orang untuk keripik pisang (dibagi menjadi 2 kelompok), dan 11 orang untuk tepung sagu (dibagi menjadi 2 kelompok).
proses produksi tahun pertama menggunakan rumah warga yang luas dan higienis serta terpisah dari ruangan lain, sementara rumah produksi besar terpusat direncanakan siap pada tahun kedua atau ketiga.
PT Pertamina Patra Niaga RU 7 Kasim menanggung penuh kebutuhan tahun pertama, mencakup bahan mentah, kemasan, hingga stiker produk.
Pendapatan penjualan dialokasikan untuk penghasilan anggota dan kas kelompok, di mana dana kas akan digunakan memutar modal pembelian bahan mentah berikutnya guna membentuk ekonomi sirkular.
Abon ikan kemasan 150 gram dipasarkan seharga Rp50.000 dengan sistem pre-order (PO) pada tahap awal.
Saat ini, Pengelola sedang berdiskusi dengan pihak minimarket perusahaan untuk menyalurkan produk UMKM Krekban. (Foto-foto milik TRISATRISNAH).




















