SORONG, sorongraya.co-Klinik Pratama Tehit Medika tingkatkan kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan melalui Program Pelayanan Kesehatan Komunitas (PELKESKOM).
Program inovasi yang dijalankan sejak klinik berdiri pada 2022 ini mengedepankan pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Pimpinan Klinik Pratama Tehit Medika, drg. Ronald R. Tapilatu, M.MKes, mengatakan program tersebut lahir dari kebutuhan untuk memperluas akses layanan bagi peserta BPJS yang selama ini belum sepenuhnya memanfaatkan fasilitas kesehatan.
“kami hadir melalui Pelayanan Kesehatan Komunitas (PELKESKOM) dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.
Menurut Ronald, melalui PELKESKOM Klinik Pratama Tehit Medika bentuk sejumlah komunitas di berbagai lokasi yang akan mendapat pendampingan kesehatan secara berkala. Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk layanan kesehatan gigi dan mulut.
Peserta BPJS yang tergabung dalam program tersebut, kata drg. Ronald, dapat memperoleh pelayanan dasar kesehatan gigi seperti pencabutan gigi, penambalan gigi hingga scaling gigi secara gratis.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang ketika sudah sakit. Melalui program ini kami melakukan deteksi dini terhadap faktor-faktor risiko penyakit sehingga bisa dicegah sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat,”jelasnya.
drg. Ronald menambahkan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan masing-masing komunitas, mulai setiap bulan, tiga bulan sekali hingga enam bulan sekali.
Menurut Ronald, paradigma pelayanan kesehatan kini harus bergeser dari pelayanan kuratif menjadi promotif dan preventif.
“Klinik yang berhasil menurut saya bukan klinik yang ramai pasien, tetapi ketika peserta BPJS yang terdaftar tetap sehat sehingga tidak perlu sering datang berobat,” katanya.
Selain menghadirkan pelayanan langsung ke masyarakat, Klinik Pratama Tehit Medika juga memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah peserta BPJS mengakses layanan. Melalui aplikasi tersebut, pasien dapat mengambil nomor antrean, memilih jadwal pemeriksaan serta dokter yang diinginkan tanpa harus menunggu lama di klinik.
Kemudahan juga diberikan dalam proses rujukan ke rumah sakit. Pasien yang telah berkonsultasi dengan dokter dapat memperoleh rujukan secara daring melalui komunikasi menggunakan WhatsApp maupun layanan telekonsultasi sehingga tidak perlu bolak-balik ke klinik hanya untuk mengurus administrasi.
Sebagai bagian dari program PELKESKOM, Klinik Pratama Tehit Medika juga memberikan pemeriksaan darah lengkap secara gratis satu kali setiap tahun bagi peserta komunitas. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan gangguan ginjal.
“Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan darah lengkap yang apabila dilakukan secara mandiri di fasilitas kesehatan lain biayanya bisa mencapai jutaan rupiah. Melalui program komunitas, peserta mendapatkannya tanpa dipungut biaya,” ujar Ronald.
Saat ini Klinik Pratama Tehit Medika yang beralamat di Jalan F Kalasuat, RT 002/RW 000, Kelurahan Malamso, Distrik Malansimsa, tepat di depan Gereja Efata Malanu, telah melayani lebih dari 1.400 peserta BPJS Kesehatan. Klinik tersebut didukung tiga dokter umum dan tiga dokter gigi dengan jam pelayanan pukul 09.00–13.00 WIT dan dilanjutkan pukul 17.00–21.00 WIT.
Ronald menegaskan pihaknya tidak membedakan kualitas pelayanan antara peserta BPJS maupun pasien umum.
“Masih ada anggapan bahwa pelayanan BPJS identik dengan pelayanan yang kurang baik. Menurut saya itu keliru. Di Klinik Pratama Tehit Medika semua pasien mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang sama tanpa dibedakan. Perbedaannya hanya pada mekanisme pembiayaan, bukan kualitas pelayanannya,”tutupnya.













