SORONG, sorongraya.co-Ketua Umum Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), Ahmad Ridha Sabana, resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari enam provinsi di Tanah Papua, yakni Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Pelantikan yang berlangsung di Hotel Vega, Kota Sorong, Senin (13/7/2026), menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Garuda dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Ahmad Ridha menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader di Tanah Papua yang dinilai memiliki semangat juang tinggi serta mampu membangun organisasi secara tertib meski menghadapi tantangan geografis yang berat.
“Papua adalah tanah yang indah, tanah emas, dan kebanggaan Indonesia. Selain kaya akan sumber daya alam, Papua juga memiliki kekayaan budaya dan masyarakat yang luar biasa. Ini merupakan aset penting bagi Indonesia,”ujarnya.

Ia menilai Papua menjadi contoh bagi daerah lain karena berhasil membangun struktur organisasi partai hingga melahirkan banyak anggota legislatif. Menurutnya, proses konsolidasi serta verifikasi administrasi dan faktual di Papua merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.
Ahmad Ridha juga mengingatkan seluruh jajaran partai agar segera mempersiapkan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, partai politik merupakan sarana strategis untuk melahirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan menjadi jalur paling efektif untuk mewujudkan perubahan bangsa.
Selain membahas penguatan organisasi, Ahmad Ridha turut menyinggung berbagai program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, seperti penguatan ketahanan pangan, kemandirian energi melalui pengembangan B50, peningkatan pertahanan nasional, pembangunan sekolah rakyat, hingga penguatan industri strategis sebagai upaya memperkuat kemandirian Indonesia di tengah tantangan geopolitik global.
Ahmad juga menegaskan bahwa Papua memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, seluruh kader diminta menjaga persatuan, memperkuat organisasi, serta terus berjuang demi kemajuan bangsa.
“Papua menjadi contoh bagi provinsi lain. Kader-kader di Papua sangat solid dan optimistis. Saya berharap daerah lain dapat belajar dari semangat yang ditunjukkan kader Partai Garuda di Tanah Papua,”katanya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengatakan partai politik merupakan jalur paling efektif untuk menghadirkan perubahan karena kebijakan publik lahir melalui proses politik.
“Partai memiliki tugas menyiapkan kader dan pemimpin yang mampu masuk ke lembaga legislatif maupun pemerintahan agar dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,”ujar Elisa.
Gubernur mengajak generasi muda untuk tidak ragu bergabung dengan partai politik karena setiap partai memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi membangun bangsa. Menurutnya, keberhasilan partai ditentukan oleh kerja nyata, kolaborasi, dan konsistensi.
Elisa juga berpesan kepada pengurus DPD dan DPC Partai Garuda yang baru dilantik agar memanfaatkan kepercayaan tersebut dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan mulai bekerja secara serius sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Di kesempatan yang sama, perwakilan kader Partai Garuda Tanah Papua, Jeffry Yulianto Waisapi, mengatakan pelantikan pengurus enam provinsi menjadi momentum memperkuat mesin partai di seluruh Tanah Papua.
Ia menyebut pada dua kali penyelenggaraan pemilu sebelumnya, Partai Garuda berhasil memperoleh sekitar 30 kursi legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Papua.
“Target kami ke depan adalah menambah perolehan kursi legislatif sekaligus memperkuat soliditas struktur kepengurusan di seluruh Tanah Papua. Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan administrasi dan konsolidasi menghadapi Pemilu 2029,”ujar Jeffry.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menjadi motivasi bagi Partai Garuda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mewujudkan cita-cita pembangunan nasional melalui jalur politik.













