Hukum & KriminalMetroTanah Papua

Dinas Kesehatan Akan Audit RS Maleo Kota Sorong

×

Dinas Kesehatan Akan Audit RS Maleo Kota Sorong

Sebarkan artikel ini
Jemima Lobat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong. [foto: trsina-sr]

SORONG, sorongraya.co – Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat mengaku akan meng-audit secara menyeluruh, fasilitas Rumah Sakit Maleo Kota Sorong, serta mengumpulkan data terkait dugaan keterlambatan penanganan pasien yang menyebabkan anak balita meninggal dunia.

Kata Jemima, Dinas yang dipimpinnya itu akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proses penanganan pasien sejak pertama kali mendapatkan pelayanan hingga meninggal dunia.

Baca: Polisi Berhasil Amankan Spesialis jambret Gelang Emas

Tim audit akan melibatkan dinas kesehatan, dokter spesialis anak, tenaga medis dari fasilitas kesehatan yang menangani pasien, akademisi, serta tim hukum. Audit dilakukan secara komprehensif agar seluruh tahapan pelayanan dapat dievaluasi secara objektif.

“Hasil audit akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah terdapat kelalaian dalam pelayanan. Hasilnya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pemerintah Kota Sorong, termasuk Wali Kota, sebelum disampaikan kepada publik,” pungkas Jemima. Senin 13 Juli 2026.

Pada kesempatan itu, Jemima mengimbau seluruh rumah sakit di Kota Sorong agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sesuai standar operasional prosedur. Ia juga menekankan pentingnya sistem rujukan dijalankan, apabila suatu fasilitas kesehatan memiliki keterbatasan dalam menangani pasien.

Untuk proses audit sendiri menurutnya memerlukan waktu dua sampai tiga minggu. “Proses audit diperkirakan memerlukan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu karena melibatkan pengumpulan data dari berbagai pihak, termasuk rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas kesehatan lainnya,” tutupnya.

Baca juga: Diduga Perawat RS Maleo Lambat Tangani Pasien Sebabkan Anak Meningga

Sebelumnya akun Facebook bernama Yuliasti Nasir, menceritakan lambatnya penanganan pasien oleh petugas Rumah Sakit Swasta Maleo Kota Sorong, yang berujung meninggalnya sang anak.

Dalam unggahan disertai video, Yuliasti menceritakan anaknya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RS Maleo karena mengalami muntah sejak malam sebelumnya, hingga kondisinya lemas. Menurut pengakuannya, anak tersebut kemudian dipasang infus dan diambil sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium.

Ironisnya, sampel darah yang diambil petugas sejak malam tidak dikirim ke Laboratorium untuk dicek penyebab anak itu sakit. Ketika Yuliasti menanyakan hasil pemeriksaan darah, perawat RS Maleo dengan enteng mengatakan akan melakukan pengambil darah ulang, karena darah yang diambil sejak malam tidak diperiksa.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.