MetroTanah Papua

Jemima Elisabeth: Hari Kartini, Wujudkan Indonesia Emas 2045

×

Jemima Elisabeth: Hari Kartini, Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026 menjadi momen penting untuk mengenang jasa R.A. Kartini sekaligus membangkitkan semangat bagi kaum perempuan di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Sorong. Tahun ini menjadi peringatan kelahiran R.A. Kartini yang ke-147.

Ketua Tim Pembina PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi baru bagi para ibu.

“Harapan kami, semangat R.A. Kartini ini memberikan inspirasi baru, motivasi baru, dan semangat kepada para ibu yang ada di seluruh Indonesia, khususnya kaum perempuan di Kota Sorong,” ujarnya.

Menurut Jemima, peran perempuan sangat penting tidak hanya dalam kehidupan keluarga, tetapi juga dalam pembangunan dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Hal ini sejalan dengan tema Hari Kartini tahun ini, yaitu “Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Dengan berdaya, dengan adanya kebersamaan, komitmen, dan semangat bersama, saya pikir Indonesia Emas tahun 2045 akan dicapai dengan dukungan peran ibu-ibu indonesia ,”tambahnya

Jemima berpesan agar kaum wanita tidak ragu untuk berkarya dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Ia menekankan bahwa saat ini perempuan telah diberikan peluang yang sangat luas untuk maju.

“Untuk emansipasinya, harapan saya ibu-ibu masa kini jangan ragu, jangan ketinggalan. Ibu-ibu punya kemampuan tersendiri. Saat ini kita sudah diberikan peluang seluas-luasnya untuk berkarya, maju, dan tidak boleh takut, karena sudah saatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan saat ini sudah sama. Hal ini juga terlihat nyata di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.

“Pengaruh utama gender, perempuan dan laki-laki itu sudah sama, ini terbukti di mana-mana. Kita lihat di Pemerintah Kota Sorong, dari 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekitar 10 hingga 11 di antaranya dipimpin oleh perempuan. Ini berarti peran wanita sudah cukup penting dalam mendukung pembangunan,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.