Foto Bersama di Kantor LP3BH Manokwari.
Tanah Papua

LP3BH Manokwai dan BP Indonesia Sepakat Kerjasama Hingga 2018

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI. sorongraya.co – Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari sebagai organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada upaya penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia mencapai kesepakatan dengan BP Indonesia untuk melanjutkan kerjasama tahun 2018 mendatang.

Hal itu tersimpul dari pertemuan kajian perkembangan (performance review meeting/PRM) antara LP3BH dan perusahaan asal Kerajaan Inggris tersebut yang saat ini mengoperasikan kilang gas alam di Proyek Tangguh, Distrik Sumuri-Kabupaten Teluk Bintuni-Provinsi Papua Barat pada Kamis 14 Desember 2017.

Dalam pertemuan di kantor LP3BH Manokwari tersebut hadir dari BP Indonesia adalah Vengky Osok dari Bagian Ketatapemerintahan (Governace) serta Willy Manobi dan Mohammad Haremba dari Bagian Keamanan Terrpadu yang berbasis pada Masyarakat (Integrated Community Baqsed Security /ICBS).

Sedangkan tim LP3BH dipimpin Direktur Eksekutif LP3BH Manowkari Yan Christian Warinussy dan hadir Advokat Simon Banundi selaku koordinator program bersama Febby D.D.Tahapary (keuangan program), Pauwilona Marisan (staf keuangan program), Debora Rumere (administrasi program), Advokat Thresje Julianty Gasperz (fasilitator program) serta Ignatius Rahadat selaku staf dokumentasi program.

Dalam pertemuan tersebut, BP Indonesia melalui Vengky Osok dan tim menyampaikan bahwa kerjasama antara BP Indonesia dari Proyek Tangguh dengan LP3BH akan dilanjutkan pada tahun 2018 mendatang dengan menjalankan 5 (lima) program kerja.

Kelima program kerja tersebut meliputi 1 (satu) program yang berada di bawah tanggung-jawab bagian governance dan 4 (empat) program di bawah tanggung-jawab bagian ICBS.

Direncanakan program kerjasama yang berfokus di wilayah terkena dampak langsung proyek LNG Tangguh tersebut akan dimulai pada bulan Maret 2018 mendatang, dimana LP3BH Manokwari akan bertindak sebagai pelaksana program (implementing partners) dari BP Indonesia Proyek LNG Tangguh.

LP3BH Manokwari dalam kerjasama yang sudah berlangsung selama lebih kurang 5 (lima) tahun ini telah berhasil mendorong dan menginisiasi lahirnya Jaringan Advokasi Perempuan Korban Kekerasan (JAK KK) di Kabupaten Teluk Bintuni.

Juga sedang didorong persiapan pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (Forum PRB) di Kabupaten Teluk Bintuni yang dimulai dengan pembentukan Tim Sembilan sebagai hasil dari Sosialisasi Peran dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Bintuni pada bulan Oktober 2017 yang lalu.

Dari kerjasama LP3BH dengan BP Indonesia – Proyek LNG Tangguh dan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni juga sepanjang lebihd ari lima tahun ini telah dihadirkan Pos Kontak LP3BH di Kota Bintuni yang saat ini telah berusia tiga tahun. [red]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.