KPL Gelar Pesona Kehidupan khas Papua bersama Kelompok Pengajian Emeyedore dan Pelatihan Kewirausahaan dan Strategi Pemasaran bagi Mama-mama Papua di Kompleks Kokoda Pantai, Kota Sorong, Sabtu (23/6/2018)
KPL Gelar Pesona Kehidupan khas Papua bersama Kelompok Pengajian Emeyedore dan Pelatihan Kewirausahaan dan Strategi Pemasaran bagi Mama-mama Papua di Kompleks Kokoda Pantai, Kota Sorong, Sabtu (23/6/2018)
Tanah Papua

KPL Gelar Pelatihan Stategi Penjualan Bagi Mama Papua

Bagikan ini:
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

SORONG,Sorongraya.co– KomunItas Peduli Lingkungan (KPL) menggelar pesona kehidupan khas Papua bersama Kelompok Pengajian Emeyedore dan Pelatihan Kewirausahaan dan Strategi Pemasaran bagi Mama-mama Papua di Kompleks Kokoda Pantai Km 9,5 Sorong, Sabtu 23 Juni 2018.

Kegiatan ini dihadiri beberapa pengusaha besar yang ada di Kota Sorong, Mama-mama pengrajut Noken (tas adat Papua) hal ini bertujuan untuk membesarkan Noken yang ada di Papua barat dan memberikan gambaran bagaimana agar Noken yang dibuat oleh Pengrajin Noken bisa menbuming keluar Kota hingga peminat Touris yang datang.

“Kami tadi menjelaskan bagaimana cara menjual Tas Noken ini hingga menjadi besar dan kami sudah memberikan beberapa gambaran kepada mama-mama dorang agar Noken ini harus membuat lebih Indah lagi sesuai dengan perkembangan jaman sehingga Noken nama Naik begitu” Ujar Ketua Komunitas Peduli Lingkungan, Eko yang diwawancarai Sorongraya.co.

Adapun pandangan yang diberikan yakni menjual di media Online seperti FB, atau Media sosial lainnya, bisa melihat jaman moderen apa yang sekarang lagi banyak peminatnya sehingga Noken akan terus berkembang.

Warga setempat juga menerima baik dengan adanya pelatihan-pelatihan dan Arahan-arahan seperti ini karena selama ini tak ada kegiatan yang membimbing merek agar bagaimana caranya noken ini bisa terkenal sampai keluar Kota

Salah satu pengrajut Noken yang di panggil Mama ( sebutan menghargai orang Papua) mengaku sangat senang dengan adanya pengarahan yang di berikan dengan begitu wawasan dan pengetahuan u tuk berdagang bisa lebih di tingkatkan lagi.

“Saya senang sekali karna so ada yang ajar-ajar katorang begini. Kalau tidak ada yang ajar katorang tong pu jualan ini cuma bisa di jual di pinggir jalan saja tra bisa berkembang ( logat Papua Barat Sorong)” kata Mama Papua .(tri)


Bagikan ini:
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.