Tanah Papua

Dua Unit Alat Berat dan Puluhan Aparat Keamanan Dikerahkan Membongkar Pasar Boswezen

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Pemerintah Kota Sorong akhirnya membongkar lapak-lapak pedagang yang ada di pasar lama Boswezen pada Rabu pagi (28/09/2022). Langkah ini untuk menjawab keresahan ratusan pedagang pasar modern yang mengaku bahwa barang dagangannya sepi pembeli.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sorong bersama Forkopimda berupaya melakukan pendekatan persuasif, namun tak membuahkan hasil. Tak butuh waktu lama, Wali Kota Sorong George Yarangga bersama Kapolres Sorong Kota dan juga Dandim 1802 Sorong langsung melakukan pembongkaran lapak-lapak pedagang yang ada ada di pasar Boswezen.

Dua unit alat berat di bantu puluhan anggota polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan membongkar lapak-lapak pedagang yang sebagian besar didominasi oleh mama-mama Papua ini.

Pj. Wali Kota Sorong George Yarangga dalam arahannya menegaskan bahwa pembongkaran lapak ini dilakukan agar para pedagang bisa berjualan di pasar modern Rufei yang lebih layak.

Sudah waktunya kalian berjualan di tempat yang lebih layak kasian jualan di pinggir-pinggir jalan banyak debu, bau dan sebagainya. Nanti orang tidak mau datang belanja disitu karena demi kesehatan. Sudah waktunya mama-mama jualan di tempat yang lebih baik.

” Saya sebagai anak Papua sangat sedih melihat kalian jualan dipinggiran jalan. Pemerintah bangun pasar modern Rufei seupaya kalian berjualan di tempat yang bagus. Saya sebagai anak Papua sedih. Saya tidak suka lihat mama-mama Papua jualan di tempat yang tidak layak.” ujar George Yarangga.

Sebelumnya, ratusan pedagang pasar modern Rufei melakukan aksi protes dengan menggelar barang dagangan berupa sayur mayur, buah-buahan dan ikan di lobi kantor Wali Kota Sorong. Ratusan pedagang juga meminta kepada Penjabat Wali Kota Sorong membongkar pasar lama sehingga pembeli bisa berbelanja di pasar modern Rufei, yang diresmikan pada 15 Agustus 2022 oleh Lambert Jitmau, Wali Kota Sorong saat itu.

Pasca diresmikan oleh wali kota Sorong saat itu Lambert Jitmau pada 15 Agustus 2022 lalu, seluruh pedagang eks pasar boswezen diminta pindah dan berjualan di pasar modern Rufei.

Saat ini pun pemerintah kota Sorong tengah menyiapkan jalur atau trayek bagi angkutan kota (angkot) dari dan menuju pasar modern Rufei sehingga masyarakat bisa berbelanja di pasar yang konon katanya menjadi pasar termegah di Papua Barat.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.