Deklarasi damai jaga Papua Barat Daya tetap aman dan damai.
Metro Tanah Papua

Deklarasi Damai Jaga Papua Barat Daya Tetap Aman dan Damai

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Menyikapi kerusuhan yang terjadi di Jayapura paska meninggalnya mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, lintas suku-suku di Papua Barat Daya menyerukan kedamaian di Provinsi Papua Barat.

Seruan itu disampaikan sejumlah perwakilan lintas suku usai bertatap muka dengan Kapolresta Sorong Kota, Kombes Happy Perdana Yudianto kemarin siang.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Happy Perdana Yudianto menyampaikan, pertemuan dengan lintas suku membahas berbagaj isu nasional serta bagaimana caranya menjaga agar Kota Sorong tetap aman dam damai.

Lintas suku asli Papua dan lintas suku Nusantara tatap muka dengan Kapolresta Sorong Kota bahas kamtibmas.

Kapolresta tegaskan bahwa pihaknya bersama tokoh-tokoh lintas suku bersepakat membentas minuman keras (miras) hingga ke akar-akarnya.

Oramg nomor satu di jajaran polresta Sorong Kota itu meminta setiap orang tua menjaga anak-anaknya menjauhi miras, terutama anak-anak asli Papua.

” Dengan adanya dukungan dari kita semua kota Sorong aman dan damai,” kata Kombes Happy.

Hal yang sama pun disampaikan perwakilan lintas suku dari suku asli Papua, Maklon Manibury. Pihaknya akan bekerja sama dengan polresta Sorong Kota memberantas miras dan narkoba.

” Dalam waktu dekat, kami akan menggelar deklarasj damai yang melibatkan ribuan orang untuk menjaga provinsi PBD tetap aman dan damai,” ujar Maklon.

Maklon menekankan, kita semua yang ada di PBD harus menjaga kamtibmas agar tetap aman dari gangguan pihak manapun.

” Yang terjadi di Papua sana jangan sampai terjadi di provinsi kita ini,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa deklarasi damai nantinya akan digelar pada 13 Januari 2024.

” Ini deklarasi damai besar-besaran yang diinisiasi lintas suku asli Papua dan lintas suku nusantara yang melibatkan 10 ribu orang,” kata Maklon.

Nantinya juga kita bubuhkan tanda tangan sebagai simbol dukungan terhadap deklarasi damai.

Pada kesempatan itu juga Ketua Umum Fopera Papua Barat Daya mengungkapkan deklarasi damai yang akan digelar mengusung tagline “Ko Papua, Sa Papua, NKRI Cinta Damai.

” Kita semua yang ada di kota Sorong ini harus menjaga keamanan dan kedamaian. Mau kulit putih rambut lurus atau rambut keriting kita tetap sama-sama jaga kota Sorong. Saya butuh kalian untuk bangun kota Sorong tercinta ini,” ujar Melkias Osok.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.