Kantor KPU Kota Sorong,(sumber foto tedopongnewa)
Politik

Syarat Dukungan Minimal 9 Balon DPD RI Lengkap, 4 Lainnya Dengan Sejumlah Catatan

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Pelaksana tugas Ketua KPU Papua Barat, Fatmawati, mengaku, sebanyak 13 Bakal Calon (Balon) anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya resmi menyerahkan syarat dukungan minimal pemilih kepada Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat Daya.

” Setelah syarat dukungan diterima, 13 Balon DPD RI selanjutnya akan mengikuti tahapan berikutnya yang digelar oleh KPU Papua Barat Daya,” ujarnya, Senin pagi, 09 Januari 2023.

Fatmawati mengaku, sejak dibukanya tahapan penyerahan dokumen syarat dukungan hingga penutupan semalam, hanya 13 balon yang dinyatakan lolos.

” Dari 13 balon DPD RI yang menyerahkan syarat dukungan minimal secara lengkap hanya 9 orang,” kata Fatmawati.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat Daya.

Sementara, 4 balon DPD RI lainnya di terima dengan sejumlah catatan, salah satunya wajib menginput dokumen fisik selama 3 kali 24 jam.

Adapun 9 balon DPD RI yang syarat dukungannya diterima lengkap, yakni Muhammad Sanusi Rahaningmas, Hartono, Mamberob Rumakiek, M. Kesos, Hasby Suaeb, Shokib Naim, Amalut Boinauw, Muhdar Ikhsan Weul, dan Agil Saeni.

Sementara 4 balon lainnya, yakni Amiruddin, Agustinus Kambuaya, Amos Atkana, dan Septinus Lobat lolos dengan catatan.

” Satu balon lagi atas nama Marius Air kita kembalikan dokumennya karena syarat dukungannya kurang dari ambang batas 1.000 KTP.

Selain itu, ada dua balon DPD RI yang tidak kembali hingga KPU Papua Barat Daya menutup waktu penyerahan dokumen syarat dukungan minimal, yakni Namsah dan Johan Nebore.

” Selanjutnya KPU Papua Barat Daya menunggu catatan yang dilengkapi oleh empat bakal calon anggota DPD RI,” tambahnya.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua Barat Daya, Agustinus Simson Naa.

Sebelumnya, anggota Bawaslu Papua Barat, Agistinus Simaon Naa menyampaikan, terkait penelitian berkas Bawaslu Papua Barat melakukan pengawasan melekat.

” Apa yang dilakukan KPU kami melihat secara langsung sekaligus mengoreksi,” kata Simson Naa, Senin pagi.

Simson Naa mengaku, 13 balon yang membawa dokumen, kemudian 5 balon menyerahkan hard kopi diterima. Hanya satu yang dikembalikan karena setelah dihitung tidak memenuhi syarat dukungan 1.000.

” Semua proses berjalan aman dan lancar sesuai aturan,” kata Simson Naa.

” Khusus untuk 5 balon ini, terkait hard kopinya kami menanyakan kendalanya apa sehingga tidak mengupload data di SILON,” tutupnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.