Ketua IJTI PB, Chandry Andrew Suripatti (batik merah) dalam acara World Press Freedom Day 2017, bersama perwakilan jurnalis Negara luar. di Jakarta. /Foto: Istimewa
Politik

Ketua IJTI PB: Jelang Pemilu, Jurnalis Harus Bersikap Independen

Bagikan ini:
  • 85
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    85
    Shares

SORONG,sorongraya.co – Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Papua Barat, Chandry Andrew Suripatti mengingatkan seluruh jurnalis baik media cetak, elektronik dan online untuk selalu bersikap independen dalam menjalankan tugasnya.

Hal itu disampaikan Chandry pasalnya, sebentar lagi akan dilaksanakan pemilu serentak untuk pemilihan Legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tanggal 17 April 2019, yang menjadi momentum penting bagi perjalanan sejarah demokrasi di Indonesia.

“Jurnalis harus Independen, menjadi penyejuk dan harus netral. Karena jurnalis bukan pelaku politik,”kata Chandry kepada sorongraya.co Jumat, 12 April 2019.

Ketua IJTI PB, Chandry Andrew Suripatti (Batik) bersama Kedutaan Negara lain. /Foto: Istimewa

Menurut pria kelahiran Jayapura ini, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pers yang sebagaimana telah diatur dalam kode etik, sudah menjadi kewajiban bagi para pekerja jurnalistik untuk selalu menjaga marwah kebebasan pers di tanah air. Selain itu, media memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi yang tak hanya bertujuan mencari pemimpin dan wakil rakyat saja, namun media bisa ikut mengawal pelaksanaan pesta demokrasi (festival of democracy) secara utuh sehingga dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan hak politiknya,

“Kebebasan pers yang ada saat ini merupakan salah satu anugerah yang harus kita rawat dan jaga dengan baik, harus dipisahkan antara keberpihakan dan kepentingan politik,”terang pria berwajah manis ini.

Chandry (batik) bersama jurnalis Negara luar. /Foto: Istimewa

Chandry juga mengajak kepada seluruh insan jurnalis bukan hanya di Papua Barat namun di Tanah Air untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat (public) dan bekerja secara profesional yang berintegritas, memegang teguh etika dengan penuh keyakinan.

“Sekali lagi, pers harus independen dan netral karena media turut andil wujudkan pemilu yang beretika dan demokratis,”tandasnya. [dwi]


Bagikan ini:
  • 85
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    85
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.