Juru bicara Tim Deklarator sekaligus Jubir Dewan Maayarakat Adat Doberay, Ariatoteles Kambu didampingi Sekretaris Dewan Masyarakat Adat Doberay, Abner Ijie.
Metro Politik

Jubir Tim Deklarator Minta Tak Ada Aksi Pada Saat Proses Lelang Jabatan Berlangsung

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Juru bicara Tim Deklartor sekaligus Jubir Dewan Adat Masyarakat Doberay, Aristoteles Kambu mengecam segala macam aksi yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan lelang jabatan atau asesmen pejabat Eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Pernyataan ini disampaikan Aristoteles Kambu mengingat maraknya desas-desus yang berkembang di publik Papua Barat Daya menjelang pelaksanaan lelang jabatan atau asesmen pejabat Eselon 3 dan 4.

Aristotels Kambu yang ditemui di salah satu kafe di Kota Sorong, Senin sore, 08 Mei 2023 juga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak menjadi pahlawan kesiangan, melakukan demo maupun unjuk rasa yang tujuannya menghalang-halangi kebijakan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Dr. Muhammad Musa’ad.

” Kami akan tetap berdiri di depan untuk mengamankan kebijakan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya juga mengamankan proses lelang jabatan atau esesmen pejabat yang sementara berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya adik kandung dari sekretaris tim deklarator, Edison Kambu ini membeberkan beberapa hal penting terkait pelaksanaan lelang jabatan atau esesmen pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Papua Barat Daya, yang sejatinya berlangsung selama 3 hari kedepan.

Menurut dia, pertama, kebijakan pemerintah Provinsi Papua Barat melakukan lelang jabatan atau asesmen memberi dampak positif kepada mereka-mereka yang nanti mengikuti seleksi jabatan.

Lelang jabatan penting dilakukan supaya ketika besok memiliki jabatan mereka bisa menjadi pejabat yang berkualitas.

” Ini merupakan kompetisi agar kita Orang Asli Papua yang ada di wilayah Doberay bisa bersaing dengan saudara-saudara kita yang berasal dari luar Papua Barat Daya,” ujar Aristoteles.

Bahkan Aristoteles menyebut bahwa tim deklarator sangat mendukung dilakukannya lelang jabatan atau asesmen sebab itu sesuatu yang sangat positif dan ini baru terjadi di Papua pada umumnya dan Papua Barat Daya khususnya.

” Teman-teman kita yang nantinya menduduki jabatan eselon 3 dan 4 adalah orang-orang yang memiliki kualitas dan siap bersaing memajukan provinsi ke-38 di Indonesia ini,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Aristoteles, melalui lelang jabatan atau asesmen ini menjadikan mereka sebagai pejabat yang dapat membuat konsep terarah sebab mereka adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.