DJI saat melakukan klarifikasi di salah satu restoran di kilometer 12. Minggu malam, 31 Maret 2019. /Foto: Junaedi
Politik

Jimmy Ijie Klarifikasi Video Bagi Uang di Kabupaten Fakfak

Bagikan ini:
  • 62
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    62
    Shares

SORONG,sorongraya.co – Calon Anggota DPR RI Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jimmy Demianus Ijie melakukan klarifikasi menanggapi kehebohan yang beredar di Media Sosial (Medsos) terkait bagi-bagi uang saat dirinya melakukan kampanye terbuka di Kabupaten Fakfak pada Jumat, (29/03/2019) lalu.

Klasifikasi tersebut dilakukan dalam konferensi pers di salah satu restoran di kilometer 12. Minggu malam, 31 Maret 2019.

Menurut Jimmy, video amatir yang beredar di medsos tersebut telah dipotong bagian depannya karena sebelum membagikan uang, dirinya sempat meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Fakfak untuk naik ke panggung guna diberi penjelasan.

“Karena uang nominal Rp 100.000 itu dibagikan hanya kepada orang tua yang membawa anak-anaknya dalam kampanye terbuka. Uang itu tak lain untuk membeli susu bagi anak-anak mereka, tanpa ada permintaan untuk memilih dirinya di pemilu tanggal 17 April nanti,”ujarnya.

Foto DJI bagi bagi uang kepada masyarakat saat kampanye terbuka di Kabupaten Fakfak beberapa waktu lalu. /Foto: Istimewa

Ia pun menuding bahwa video tersebut sengaja disebar oleh lawan politiknya dari kubu pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 02. Selain itu, ia menduga rekaman tersebut dikerjakan oleh salah satu Media yang berafiliasi dengan caleg tertentu.

“Video itu telah dipotong-potong dengan hanya menonjolkan gambar saat saya membagikan uang tanpa kata-kata saya yang dimunculkan. Ada data buktinya orang yang merekam saat saya memberikan uang adalah orang dari pendukung Capres dan Cawapres Nomor Urut 02. Jadi, sengaja diblow up karena saya mengkampanyekan secara sungguh-sungguh bagaimana tentang rekam jejak Calon Presiden Nomor Urut 01 di tanah Papua,”jelasnya.

Hingga saat ini KPU maupun Bawaslu Kabupaten Fakfak belum memanggil Jimmy Demianus Ijie untuk dimintai keterangan terkait video tersebut. Namun, pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerimis ini mengaku siap memberikan klarifikasi jika dipanggil bawaslu.

Sementara dari pemberitaan sejumlah media online, diketahui Bawaslu Provinsi Papua Barat akan segera memanggil JDI untuk dimintai klarifikasi.

Sebelumnya beredar video amatir yang sedang viral di media sosial, terlihat Calon Anggota DPR RI dari PDIP, Jimmy Demianus Ijie yang sedang membagi-bagikan uang saat melakukan kampanye terbuka di Jalan Salasa Namudat Kabupaten Fakfak pada Jumat, 29 Maret 2019. Dalam video berdurasi 1,45 detik terlihat jelas JDI memberikan uang dari atas panggung kepada masyarakat yang ikut dalam kampanye. [jun]


Bagikan ini:
  • 62
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    62
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.