Berpose bersama usai peresmian posko penanganan covid-19. [foto: trisnah-a9]
Metro Politik

Abdullah Gazam: Sejak Dibukanya Posko, PKB Banyak Terima Keluhan Warga

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa, Provinsi Papua Barat, Abdullah Gazam mengaku jika sejak dibukanya posko penanganan covid-19 di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang PKB Kota Sorong, pihaknya mendapat sejumlah keluhan dari masyarakat. Salah satunya mengenai dampak corona dan penanganannya.

Posko Penanganan Covid-19 PKB Kota Sorong ini beralamatkan di Jalan Selat Obi, BTN Kilometer 9, Kota Sorong. Kata Abdullah, Persoalan yang dirasakan oleh masyarakat akan ditindaklanjuti dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Covid-19 Kota Sorong.

Tampak salah satu warga yang bertanya usai peersmian posko. [foto: Trisna]
Tampak salah satu warga yang bertanya usai peresmian posko. [foto: Trisna]
“Sejak pertama kali diresmikannya posko, alhamdulillah bahwa langsung direspon cepat oleh masyarakat yang ingin mengadu. Banyak sekali keluhan yang disampaikan kepada kami posko pengaduan ini. Pada prinsipnya setelah pengaduan ini kami terima maka langkah selanjutnya kami melakukan koordinasi dengan tim Satgas supaya Kami coba singkronkan,” ujar Anggota Ketua Komisi I DPRD Papua Barat ini saat diwawancarai awak media di posko pengadun. Sabtu 06 Juni 2020.

Abdullah mengaku jika pasien corona yang saat kini dikarantina di Kampung Salak, Kota Sorong mengalami banyak persoalan, serta keluhan dari keluarga pasien bahkan pasien itu sendiri merasakan kejenuhan.

Hal ini menurut Abdullah Gazam harus menjadi perhatian serius oleh tim covid-19 Kota Sorong, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Pasien yang saat ini di karantina, banyak sekali mendapat persoalan yang yang terjadi di dalam,  sehingga apa yang disampaikan oleh masyarakat, kami akan pertanyakan kepada tim satuan gugus tugas kota sorong agar menjadi perhatian serius, jangan sampai mereka melakukan aksi yang di luar kontrol kita semua,”tambahnya.

Sementara, Ketua Ikatan Keluarga Bima Sorong Raya, Edi Sabara memberikan apresiasi terkait dibukanya posko penanganan covid-19 oleh PKB. Dirinya berharap agar pasien corona di kampung salak itu harus ada perubahan yang baik sehingga para pasien tersebut bisa keluar dari tempat karanatina.

“Kasihan sudah 30 hari dikarantina tapi belum ada perubahan. Malahan yang sembuh hanya satu saja. Dan ini menimbulkan efek yang nanti merusak tatanan moral dari kita semua ini,” tambahnya. [tri]

editor: junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.