Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan TNI AU beserta Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan saat melakukan Napak Tilas pasukan Korpaskhas 2019 di Tugu Trikora kampung Wersar distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Sabtu, (17/2/2019) /Foto: Ferdinan
Nasional

Kasau Hadiri Napak Tilas Sejarah Operasi Serigala di Tugu Trikora Wersar

Bagikan ini:
  • 53
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    53
    Shares

TEMINABUAN,sorongraya.co – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menghadiri Napak Tilas sejarah Operasi Serigala Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) 2019 di Tugu Trikora kampung Wersar distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Sabtu, (17/2/2019)

Kegiatan yang dilaksanakan dengan menghadirkan para pelaku sejarah (Veteran) ini dalam rangka mengenang pembebasan Irian Barat Tahun 1962.

Kasau Yuyu Sutisna dalam sambutannya mengatakan, napak tilas ini dilaksanakan untuk mengenang akan keberanian dan semangat para pelopor Korpaskhas dalam pembebasan Irian Barat agar diketahui generasi muda.

Menurutnya, aksi pahlawan dalam operasi serigala tahun 1962 silam itu telah mengangkat martabat dan kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia Internasional.

“Ini adalah fakta sejarah, yang patut kita kenang sekaligus menjadikan motivasi bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan tugas di masa mendatang,”kata Kasau.

Masyarakat menyambut Kasau dan Pemda saat melakukan kunjungan Napak Tilas di Kampung Wersar distrik Teminabuan. Sabtu, (17,02,19) /Foto: Ferdinan

Sementara itu, Bupati sorong selatan Samsudin Anggiluli mengatakan, Kabupaten Sorong Selatan merupakan sebagai pencetus sejarah bagi Bangsa Indonesia dengan bukti Tugu trikora yang berada di kampung wersar distrik teminabuan.

“Tugu ini menjadi saksi sejarah bangsa Indonesia, kala itu dengan julukan Pasukan Gerak Tjepat (PGT) TNI AU bumi irian barat direbut dari Belanda ke pangkuan Republik Indonesia pada tanggal 19 Mei 1962 di kampung Wersar Teminabuan Sorong Selatan,”ungkap Anggiluli.

Anggiluli berharap, momen ini dapat dikenang oleh generasi penerus bangsa, mengenang akan sejarah serta menjaga keutuhan NKRI. “Untuk mengabadikannya kampung ini akan dijadikan tempat wisata yang nantinya dapat dikunjungi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara agar mereka tahu berita hebatnya kita,”tutupnya.

Pelaksanaan napak tilas tersebut juga dilakukan prosesi terjun payung yang melibatkan sedikitnya 81 penerjun pada Minggu,17 Februari 2019.

Dalam kesempatan itu Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan menyerahkan beberapa peninggalan sejara berupa, satu buah senjata beserta megasingnya dan sangkur yang telah di termakan usia, satu dokumen sejarah yang di isi di dalam peti yang diserahkan oleh anak mantan veteran Yokbet Konjol kepada Kasau Yuyu Sutisna.

Berdasarkan kesepakatan bersama, Pemerintah Daerah Sorong Selatan bersama TNI AU melakukan peletakan batu pertama dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Tugu Trikora sebagai kampung wisata sejarah. [fer]


Bagikan ini:
  • 53
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    53
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.