MetroTanah Papua

Yayasan Pulau Doom Papua Beri Pelatihan Bahasa Inggris Gratis bagi 500 Pelajar

×

Yayasan Pulau Doom Papua Beri Pelatihan Bahasa Inggris Gratis bagi 500 Pelajar

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Sebanyak 500 peserta dari kalangan pelajar SD, SMP hingga SMA mengikuti program Doom English Training yang digelar di Gedung Serba Guna, Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Jumat (8/5/2026).

Pelatihan bahasa Inggris yang berlangsung sejak 3 hingga 7 Mei 2026 itu menargetkan peserta mampu menguasai 300 kalimat bahasa Inggris hanya dalam waktu lima hari.

Kegiatan tersebut digelar gratis melalui kerja sama Yayasan Pulau Doom Papua bersama Indonesia Brain Camp.

Ketua DPR Papua Barat Daya, mengaku kagum dengan metode pembelajaran yang diterapkan dalam program tersebut.

Menurutnya, metode sederhana yang digunakan mampu membuat anak-anak memahami dan mengingat materi bahasa Inggris dalam waktu singkat.

“Sesuatu yang awalnya dianggap impossible atau tidak mungkin, hari ini kita lihat langsung di depan mata,”ujar Ortis kepada awak media.

Ia menilai metode pembelajaran seperti itu perlu diperkenalkan lebih luas kepada dunia pendidikan di Papua Barat Daya.

“Kita punya banyak program dan kurikulum, tapi kalau tidak memiliki metode yang sederhana untuk diterima anak-anak, semuanya percuma,” katanya.

Ortis bahkan meminta Dinas Pendidikan hingga Komisi Pendidikan DPR untuk mengundang penyelenggara agar mempresentasikan metode pembelajaran tersebut.

Menurut dia, program serupa tidak hanya layak diterapkan di Pulau Doom, tetapi juga di Kota Sorong hingga lima kabupaten lain di Papua Barat Daya.

“Kalau media mau membuka ini secara luas, Doom bisa mengharumkan Kota Sorong lewat program ini,” ucapnya.

Ia menyebut kemampuan anak-anak Pulau Doom menghafal dan memahami ratusan kalimat bahasa Inggris dalam waktu singkat menjadi sesuatu yang membanggakan.

“Anak-anak yang mungkin selama ini dipandang sebelah mata, ternyata bisa menunjukkan kemampuan luar biasa,”tambahnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Pulau Doom Papua Engelin Yolanda Kardinald, mengatakan program tersebut lahir dari kerinduan agar anak-anak Papua memiliki kemampuan bahasa Inggris sejak usia dini.

Engelin mengaku sempat ragu ketika pertama kali mendengar target penguasaan 300 kalimat bahasa Inggris dalam beberapa hari.

“Awalnya saya juga berpikir, apa mungkin? Tapi ternyata semua berjalan luar biasa dan anak-anak bisa menunjukkan hasilnya,”ujarnya.

Menurut Engelin, kemampuan berbahasa Inggris akan membuka peluang masa depan lebih luas bagi generasi muda Papua.

Karena itu, pihaknya berkomitmen melanjutkan program tersebut melalui Doom Education Center agar pembelajaran tidak berhenti setelah pelatihan selesai.

“Kita ingin anak-anak Pulau Doom terus berkembang dan punya kesempatan yang lebih baik di masa depan,” katanya.

Selain fokus pada pendidikan, Yayasan Pulau Doom Papua juga memberikan bantuan seperti ambulans roda tiga, kendaraan pengangkut jenazah hingga bantuan peti mati bagi warga kurang mampu.

“Semua ini lahir dari kerinduan untuk melayani masyarakat Pulau Doom,”tutupnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.