Konsultasi Publik Hasil Kajian Nilai WWF menggelar Konservasi Tinggi bersama Pemda Tambrauw. (Foto: Trisna)
Metro

WWF Gelar Konsultasi Publik Hasil Kajian Konservasi

Bagikan ini:
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

SAUSAPOR, sorongraya.co- World Wildlife Found (WWF) menggelar Konsultasi Publik Hasil Kajian Nilai Konservasi Tinggi pada usulan kawasan koridor kehidupan liar di wilayah Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Manokwari  Selatan, Provinsi Papua Barat di Aula kantor Bupati Kabupaten Tambrauw, Rabu, 03 Oktober 2018.

Dengan melihat nilai konservasi yang ada di Kabupaten Tambrauw yang mempunyai tiga Cagar Alam, yakni pantai Yenwomo, Tambrauw Utara dan Tambrauw Selatan lalu sambung lagi ke Pegunugan Arfak.

” Tiga Cagar Alam inikan terpisah-pisah sehingga tujuan kita melakukan kajian supaya antara tiga Cagar Alam yang bisa dijadikan sebagai koridor yang nantinya menghubungkan antara Cagar Alam satu dengan lainnya,” ujar Tim WWF, Ir. Agust Kilmaskossu, M. Si, yang juga dosen pada jurusan Biologi di Universitas Papua yang diwawancarai sorongraya.co usai kegiatan.

Jika berdiri sendiri-sendiri cagar alam ini akan menjadi satu pulau di lautan yang luas. Dan jika banyak gangguan maka berdampak pada punahnya hewan dan tumbuhan yang ada di laut.

“Nilai nilai konservasi yang tinggi itu ditunjukan dengan adanya keanekaragaman hayati yang tinggi pula baik Flora maupun Fauna. Kedua daerah itu bisa menyumbang misalnya material seperti tumbuhan” tambahnya sembari berharap Papua dan Tambrauw bisa menjadi kota konservasi yang ramah lingkungan.

Sebelumnya Wakil Bupati Tambrauw, Derek Metusala Yekwam mengatakan, sangat berterima kasih kepada tim WWF yang bersedia memberikan data. Yang tentunya hanya terdapat di Tambrauw tidak di tempat lain.

“Data yang diberikan WWF sangat bermanfaat bagi dinas terkait. Perlu diingat bahwa tim WWF telah menemukan 200 jenis burung di Tambrauw,” tandanya. [tri/jun]


Bagikan ini:
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.