SORONG, sorongraya.co– Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, mengapresiasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah pada semester kedua Tahun Anggaran 2026.
Hal itu disampaikan Septinus Lobat saat memimpin apel pagi rutin di Lapangan Landscape Kantor Wali Kota Sorong, Senin (20/7/2026). Apel tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Sorong, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang tetap menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran akibat pengurangan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi, bekerja lebih efektif, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Salah satu capaian yang mendapat apresiasi adalah keberhasilan Dinas Pendidikan Kota Sorong dalam menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026. Wali Kota menilai pelaksanaan PPDB berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat penerapan sistem pendaftaran berbasis digital.
Ia menjelaskan, aplikasi PPDB yang digunakan mampu mendeteksi pendaftaran ganda secara otomatis, sehingga setiap calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar di sekolah pilihannya. Inovasi tersebut dinilai menjadi langkah maju dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang transparan, adil, dan akuntabel.
Selain itu, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada sejumlah OPD yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik. Di antaranya Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta tim pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menurutnya, kebijakan pembebasan biaya penerbitan 216 Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan 23 Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat dalam memberikan kemudahan pelayanan.
Apresiasi juga diberikan kepada OPD teknis yang dinilai berhasil menangani persoalan banjir melalui pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan, sehingga mampu mengurangi sejumlah titik genangan di Kota Sorong.
Sementara itu, respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan OPD terkait dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah Malawei juga mendapat penghargaan karena dinilai sigap, cepat, dan tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan kabar membanggakan terkait prestasi Pemerintah Kota Sorong yang berhasil meraih penghargaan dari Seven Media Asia di Bali atas komitmen dalam menghadirkan inovasi kepemimpinan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Sorong telah mendapat pengakuan di tingkat nasional maupun regional.
Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong kembali memperoleh apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia atas konsistensinya dalam memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.
Memasuki semester kedua pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026, Wali Kota mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan. Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi penyerapan anggaran baru mencapai sekitar 38 persen.
Karena itu, ia meminta seluruh OPD segera mempercepat pelaksanaan kegiatan, terutama proyek-proyek fisik yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menutup arahannya, Wali Kota menginstruksikan Plt Sekretaris Daerah untuk segera membentuk panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, distrik, dan kelurahan untuk menyemarakkan peringatan HUT RI melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk lomba kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Sorong yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera.(***)













