SORONG, sorongraya.co-Sebagai bentuk perhatiaan kepada masyarakat Presiden Prabowo Republik Indonesia (RI) bangun jembatan penghubung di Jalan Petrochina, RT 05- RW 004, Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Jumat (28/8/2026).

Jembatan yang dinamai Merah Putih Garuda karya Kodim 1802 Sorong itu diresmikan langsung oleh Panglima Kodam XVIII/ Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tahuteru ditandai dengan pemotongan pita yang didampingi oleh Dandim 1802/Sorong, Letkol Inf Nahemia Urim Perdana, Danrem 181/PVT, Kolonel Inf Slamet Riadi, Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Amry Siahaan, Plt. Sekda Kota Soeong, Rudy Laku serta unsur Forkopimda lainnya.
Mayjen TNI Christian Kurnianto Tahuteru dalam sambutannya mengatakan bahwa kendala jembatan penghung berdampak kepada pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat setempat.

“Ada 145 titik jembatan yang akan dibangun di dua daerah yaitu di Papua dan Papua Barat Daya, namun sudah dibangun sebanyak 100 jembatan, dan selebihnya masih dalam proses hingga akhir bulan Agustus bisa diselesaikan,”ujarnya kepada awak media.
Mayjen TNI Christian menjelaskan untuk di Wilayah Papua Barat Daya seluruhnya sudah 100 persen.
“Kitaa masih ada 45 lagi yang kita masih menunggu dari komando atas untuk mendapatkan anggaran untuk memulainya, Semoga di bulan depan bila memungkinkan anggaran diturunkan, kita akan segera melaksanakan pembangunan,” tambahnya.

Secara kriteria, kata Mayjen TNI Christian, Untuk pembangunan jembatan TNI akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, juga dengan tingkat distrik dan kelurahan.
“Tentunya nanti kita harus melihat skala prioritas mana yang mungkin jembatan tersebut benar-benar penting bagi masyarakat tersebut,”tambahnya.
Ia mencontohkan jika akses terlalu jauh dan penerima manfaatnya juga banyak.
“Apabila di madani ini dibangun, dengan melihat skala prioritas itu, maka akan ditentukan mana yang mungkin akan dapat anggaran untuk dibangun terlebih dahulu. sumber anggaran dari pusat,”pungkasnya.

Plt Sekda Kota Sorong Ruddy R. Laku menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Menurutnya, Jembatan Garuda bukan sekadar bangunan beton, melainkan simbol persatuan.
“Kami menyadari masih banyak infrastruktur yang perlu dibangun di tengah keterbatasan anggaran. Kehadiran TNI dalam memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat melalui Jembatan Garuda, ini adalah bukti nyata kemanunggalan yang kuat,” ujar Ruddy.

Usman Sawalu Sangadji, Ketua RT 005/004 Kelurahan Klamana, mewakili warga setempat menyampaikan beribu-ribu rasa terima kasih yang atas perhatian yang diberikan oleh Pangdam, Danrem dan Dandim.
“Dulu jembatan kami lewati hanya batangan kayu, sekarang kita sudah bisa menikmati jembatan baru merah putih ini, dan akhirnya penderitaan kami selama ini” tutupnya.















