SORONG, sorongraya.co – Tokoh masyarakat Kota Sorong, Andrew meng-apresiasi kerja cepat Tim Satuan Narkoba Polresta Sorong Kota yang menangkap pengedar maupun pengguna Narkotik jenis Sabu di Kota Sorong.
Selain menyebabkan kerusakan fisik dan mental yang serius, kata Andrew sabu-sabu juga dapat merusak masa depan generasi papua. Menghancurkan potensi masa depan remaja karena dampaknya yang menyerang langsung mental diusia yang sangat krusial.
“Kami sangat mendukung kepolisian dalam memberantas peredaran sabu, karena sangat meresahkan dan menghancurkan masa depan generasi muda,” tutur Andrew kepada wartawan. Rabu malam, 25 Februari 2026.
Andrew juga meminta agar bangunan counter One Care diberi tanda garis Polisi (Police Line), counter berkedok service hanphone itu diduga merupakan tempat untuk melakukan transaksi ataupun aktivitas mengkonsumsi sabu.
Oleh karena itu ia mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam memberantas segala jenis narkotik, dengan cara memberikan informasi kepada polisi.
Sebelumnya, Polresta Sorong Kota mengungkap praktek penjualan narkotika jenis sabu di konter handphone One Care, Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Tim yang dipimpin AKP Rachmat Djakatara menangkap seorang terduga pelaku bernama Rahmat Noor berusia 40 tahun. Menurut informasi yang diterima kepolisian, Ia sudah dua memasok Sabu yang diperoleh dari Makassar kemudian di edarkan di Kota Sorong.














