Gelar Apel siaga pengamanan pemilu 2019 yang berlangsung di Lapangan Hockey Kota Sorong. Jumat, 22 Maret 2019. /Foto: Istimewa
Metro

Sukseskan Pemilu 6.000 Personel Gabungan Disiagakan

Bagikan ini:
  • 67
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    67
    Shares

SORONG,sorongraya.co – Guna mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk pemilihan Presiden dan Legislatif pada 17 April 2019 mendatang, sebanyak 6.000 personel gabungan TNI-Polri dan Lintas Masyarakat (Linmas) disiagakan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kodam Kasuari untuk bersama-sama mengamankan jalannya pilpres dan pileg tahun 2019. Adapun jumlah personel yang disiagakan terdiri dari 3.000 anggota polri ditambah 3.000 anggota TNI dan juga dibantu dari linmas,”kata Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Albert Rudolf Rodja usai menggelar Apel gabungan pasukan pengamanan Pemilu yang berlangsung di Lapangan Hockey Kota Sorong. Jumat, 22 Maret 2019.

Dikatakan, pengamanan ini dilakukan sangat penting guna menekan angka kerawanan saat pelaksanaan hajatan Negara berlangsung di provinsi Papua Barat. Pasalnya, masyarakat dan pihak penyelenggara Pemilu perlu membangun komitmen bersama agar kerawanan pada saat pelaksanaan pencoblosan nanti dapat dihindari.

“Kita sangat inginkan pelaksanaan pemilu di papua barat berlangsung aman. Penting untuk melibatkan semua pihak, baik penyelenggara hingga masyarakat di tingkat distrik dan kelurahan untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang damai dan itu adalah komitmen kita,”terangnya.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Albert Rudolf Rodja usai memimpin Apel gabungan pengamanan Pemilu. /Foto: Istimewa

Menurut Jenderal Bintang Satu ini, Berdasarkan data yang diterima, Papua Barat adalah wilayah yang dikategorikan rawan konflik saat pelaksanaan Pemilu. Namun Polda Papua Barat optimis mampu mengamankan diseluruh wilayah hukumnya.

“Karena personil yang diterjunkan dalam pengamanan pemilu kali ini adalah mereka yang sudah terlatih,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat, Amus Atkana yang juga hadir mengatakan, hingga kini proses kesiapan pelaksanaan pemilu di Provinsi Papua Barat telah mencapai 95 persen. Logistik dan material Pemilu telah tiba di KPUD Kabupaten/Kota berdasarkan
Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jadi, KPUD akan mendistribusikan logistik ke kabupaten dari tanggal 1 sampai 8 April, dari kabupaten menuju kecamatan, dari tanggal 8 hingga tanggal 15 April 2019. Sedangkan pendistribusian dari kecamatan menuju Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan dilakukan sehari menjelang pencoblosan,” pungkasnya. [jun]


Bagikan ini:
  • 67
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    67
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.