Wisuda ke-VI STKIP Muhammadiyah Manokwari
Metro

STKIP Muhammadiyah Cetak 83 Guru Periode 2019

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co – Rapat Senat Terbuka Wisuda ke VI, program sarjana Strata Satu (S1) Sekolah Tinggi perguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Manokwari, tahun akademik 2018/2019, di Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis 29 Agustus 2019.

Wisuda ke-VI STKIP Muhammadiyah ini diikuti oleh 83 orang lulusan yang terdiri dari program sastra Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris.

Staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM Papua Barat, Muhammad Akbar Tawakal mengatakan, Diketahui bersama di Manokwari sekarang ini ada banyak perguruan tinggi, baik itu Negeri dan swasta dan salah satunya adalah STKIP Muhammadiyah Manokwari yang telah memiliki ijin dari Kemenristekdikti RI yang telah terakreditasi baik Institusi dan semua program studinya yang tidak perlu diragukan lagi, karena telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Tenaga guru yang profesional dan siap pakai dengan keikutsertaanya dalam membangun pendidikan mulai dari anak usia dini (Paud) sampai dengan perguruan tinggi dan yang paling penting lulusan dari STKIP Muhammadiyah merupakan lulusan yang baik, bermoral, siap pakai, siap ditempatkan dimana saja sesuai dengan kebutuhan di Provinsi Papua Barat.

Saya berharap yang telah lulus dapat menjadi salah satu pelopor dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Papua.

Ketua STKIP Muhammadiyah Manokwari, Hawa Hasan berpesan, kepada 83 orang yang telah lulus menjadi guru, harus selalu berpegang teguh pada nilai-nilai universal dan selalu dapat mempertimbangkan kemungkinan yang terjadi, apapun masalahnya harus dihadapi dengan tenang, karena kalian adalah seorang guru.

Lakukan tugas kalian sebagai guru dengan sikap yang santun, karena kalian merupakan contoh bagi anak-anak didik. Kelulusan ini bukan akhir dari perjuangan, ini adalah awal perjuangan sehingga masalah yang akan dihadapi berbagai macam masalah dapat diselesaikan dengan bijak.

Sebagai guru juga harus terus mengembangkan diri dengan berbagai tuntutan mengajar, buatlah mereka para pelajar menjadi suka mata pelajaran apa yang akan di terangkan kalian. Sehingga mereka mengerti apa yang di terangkan, sayangi dan kasihi anak-anak didik hingga mereka berprestasi. [dwi]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.