Pria asal Kei (Maluku Tenggara) yang menjadi korban pengeroyokan di Waisai R4. /Foto: Istimewa
Metro

Sanusi Rahaningmas Minta Polres R4 Tangkap Pelaku Pengeroyokan

Bagikan ini:
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares

MANOKWARI, sorongraya.co – Wakil Ketua Ikatan Keluarga Kei (IKK) Provinsi Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas, minta Kapolres Kabupaten Raja Ampat segera menangkap oknum pengeroyokan pemuda Kei, Maluku Tenggara.

Pasalnya, dari pengeroyokan tersebut korban asal Maluku Tenggara sekarang sedang menjalani perawatan di RSUD Raja Ampat.

Menurut Sanusi, kejadian pengeroyokan terjadi Minggu, 18 November 2018, saat beberapa orang pemuda dan remaja (kei) yang baru pulang latihan tarian adat, ketika dalam perjalan ada sekelompok orang yang sengaja menghadang dan menyerang mereka

“korban yang kebanyakan masih usia remaja dan anak-anak itu ada yang lari menyelamatkan diri, karena diserang dengan kayu dan alat tajam lainnya sehingga salah satu remaja yang agak dewasa melakukan pembelaan diri, tapi bagaimana dia seorang diri dan akhirnya orang-orang tersebut berhasil menghantannya dengan kayu sampai yang bersangkutan tidak sadar diri” ujar Sanusi. Senin, 19 November 2018

Dengan peristiwa yang terjadi, Ia berharap pihak kepolisian Resort Raja Ampat segera bergerak cepat menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

“Semoga polisi cepat dapat para pelaku sebelum diketahui masyarakat kei lainya akan berakibat fatal,” kata Sanusi

“Kami akan berkoordinasi dengan ketua dan Pengurus IKK Raja ampat untuk dapat memberikan dukungan kepada pihak kepolisian agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan polisi bisa melaksanakan tugas sesuai abdi Negara,” tambahnya.

Sanusi menambahkan, jika dirinya akan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua IKK Prov Papua Barat, DR.Robert Hamar untuk diketahui, karena tindakan tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji dan bisa melahirkan konflik yang nantinya akan mengganggu ketertiban dan kenyamanan di kota Waisai.

“Masalah ini harus cepat ditangani agar dapat menghindari munculnya emosi atau amarah dari masyarakat kei di wilayah,” tuturnya

Sebagai Wakil Rakyat Provinsi Papua Barat, dirinya berharap agar masyarakat kei terutama kelompok pemuda agar dapat menahan diri, menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada kepala suku dan aparat kepolisian raja ampat untuk mengusut tuntas.

“Agar para pelaku dapat ditangkap dan diadili sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan warga masyarakat tetap mengawal dan mengawasi upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian, sehingga polisi juga bisa tuntaskan permasalahan sesuai ketentuan yang berlaku, ini juga sebagai efek jera bagi yang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto SIK. yang dikonfirmasi sorongraya.co mengatakan, setelah menerima laporan polisi dari masyarakat, pihaknya langsung bergerak cepat bergerak, tak berlangsung lama satu orang yang diduga bagian dari para pelaku telah diamankan.

“Benar, satu orang sudah kami amankan, selanjutnya kami masih melakukan penelusuran,” kata Kapolres. [dwi]


Bagikan ini:
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.