Scroll untuk baca artikel
MetroPolitikTanah Papua

Samsudin Angeluli Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan PBD

×

Samsudin Angeluli Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan PBD

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co- Setelah seluruh rangkaian kegiatan partai pasca-Kongres, Konferensi Daerah (Konferda), hingga Konferensi Perwakilan Cabang (Kompercap) dilaksanakan, Akhirnya Samsudin Angeluli Dilantik Sebagai Ketua DPD PDI Papua Barat Daya beserta pengurus lainnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan partai merupakan bagian dari strategi besar konsolidasi PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu 2029.

Komarudin menjelaskan bahwa tugas utama kepengurusan partai saat ini adalah melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, termasuk pembentukan struktur ranting dan anak ranting hingga ke tingkat kecamatan dan kampung-kampung.

“Tujuannya jelas, untuk mengkonsolidasikan kekuatan partai dalam rangka menghadapi Pemilu 2029. Partai politik tidak boleh berhenti bekerja hanya pada saat pemilu,” tegas Komarudin.

Ia menekankan bahwa PDI Perjuangan adalah organisasi politik, bukan “gerombolan politik” yang hanya aktif saat momentum pemilu lalu bubar kembali.

“Kalau organisasi politik, setiap hari harus bekerja terus-menerus. Pengabdian tidak boleh berhenti, baik ketika berada di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan,” ujarnya.

Terkait konsolidasi internal, Komarudin menegaskan bahwa seluruh proses Komperda dan Kompercap yang dilaksanakan hari ini justru memperkuat soliditas partai dan menepis isu adanya kubu-kubuan di tubuh PDI Perjuangan.

“Tidak ada kubu-kubuan. Kalau ada pro dan kontra itu hal biasa dalam organisasi. Dengan Komperda dan Kompercap hari ini, semua satu barisan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kubu-kubuan bertentangan dengan prinsip berorganisasi.

“Kalau masih bicara kubu-kubuan, berarti orang itu tidak tahu berorganisasi. Tujuan organisasi adalah berkontribusi kepada rakyat, bangsa, dan negara, bukan membangun faksi-faksi,” tandas Komarudin.

Lebih lanjut, Komarudin menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat Daya yang baru, Samsudin Angeluli, dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Ketua DPD ini memiliki pengalaman panjang, pernah menjabat sebagai wakil bupati dan dua kali bupati, total 15 tahun. Bahkan berhasil mengkaderkan bupati perempuan pertama di Kabupaten Sorong Selatan. Mestinya kepemimpinan ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

Ssmentara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya, Samsudin Anggiluli menegaskan komitmennya, untuk melakukan konsolidasi menyeluruh sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.

Konsolidasi tersebut tidak hanya menyasar struktur partai, tetapi juga para calon legislatif agar bergerak dalam satu arah dan satu tujuan.

“Kami punya tugas sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya yaitu melakukan konsolidasi partai, tapi juga konsolidasi para caleg. Karena kita sudah harus mulai satu kali jalan dan dengan satu kali jalan itu kita bisa capai target 2029,” ujar Samsudin usai dilantik sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya periode 2025-2030, Senin (29/12/2025).

Ia menyampaikan, waktu kerja efektif yang dimiliki pengurus DPD saat ini sekitar tiga tahun. Dalam periode tersebut, DPD PDI Perjuangan Papua Barat Daya menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD di tingkat kabupaten dan kota.

“Kurang lebih kita efektif kerja tiga tahun. Nah, target kami bagaimana bisa menambah kursi-kursi DPR yang ada di kabupaten dan kota,” jelasnya.

Samsudin menambahkan, pasca pelantikan dirinya bersama jajaran pengurus DPD telah berkomitmen untuk memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah. Penguatan struktur partai akan dilakukan mulai dari DPC, PAC, hingga ranting-ranting di setiap kabupaten dan distrik.

“Untuk setiap kabupaten dan setiap distrik, kita akan konsolidasi. Bagaimana kita perkuat organisasi dari DPC, PAC sampai ranting, duduk bicara dan mendengar langsung cerita dari akar rumput dan masyarakat,” katanya.

Salah satu fokus utama konsolidasi adalah Kabupaten Raja Ampat, yang saat ini belum memiliki perwakilan kursi PDI Perjuangan.

Samsudin menegaskan komitmennya, untuk turun langsung ke seluruh distrik dan kampung di wilayah tersebut.

“Untuk Raja Ampat yang saat ini kita belum punya kursi, kami sudah komitmen untuk bekerja penuh. Semua distrik dan kampung akan saya datangi. Target kita di 2029 bisa meraih tiga kursi di Raja Ampat,” tegas Samsudin.

Melalui konsolidasi menyeluruh dan penguatan basis akar rumput, Samsudin optimistis PDI Perjuangan Papua Barat Daya mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memperkuat posisi partai pada Pemilu 2029 mendatang.(***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.