SORONG,sorongraya.co- Jajaran Polresta Sorong Kota dan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) bersinergi padamkan api di Gunung Kali Ampat, Waterpump Kota Sorong, Papua Barat Daya. Puluhan Personel dikerahkan.
Data yang dihimoun kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekitar pukul 12.00 WIT, Selasa (21/7/2026) siang.
Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin mengatakan, setelah terima laporan pihaknya kemudian menurunkan 40-an personel di areal kejadian.
“Sekitar 40-an personel Polresta Sorong Kota digabung dengan tim Korem, kita bersama turun ke lokasi agar menyekat areal tersebut,” ujar Andi kepada TribunSorong.com di lokasi.
Tak hanya TNI-Polri, dalam memadamkan api di Gunung Aduh Mama dan Kali Ampat, ikut melibatkan anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) dari provinsi serta Kota Sorong.
Setelah menuju areal kejadian, personel dari TNI-Polri dan Damkar, kemudian berjibaku padamkan si jago merah selama lima jam.
“Keterangan sejumlah warga, kejadian asal mula api mulai siang sejak pukul 12.00 WIT, dan tim turun baru pukul 18.00 WIT,” katanya.
Pihaknya bersyukur, lewat kolaborasi dan sinergitas TNI-Polri serta Damkar, kuburan api di Gunung Kali Ampat warna kemerahan mulai dipadamkan sekitar pukul 22.19 WIT.
“Kami dapat informasi ada warga yang mau buka lahan kebun di Gunung Aduh Mama, sehingga membuat api merembet,” jelasnya.
“Api cukup sulit padam sebab kondisi cuaca akhir-akhir ini kemarau, buat rumput kering.”
Hingga kini, pihaknya masih melakukan upaya mencari saksi, sehingga persoalan ini segera ditindaklanjuti besok oleh petugas.(***)














