SORONG,sorongraya.co- Wali Kota Sorong Septinus Lobat melantik dan mengukuhkan Badan Pengurus Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kepulauan Sangihe (PK3S) Kota Sorong periode 2026-2030.
Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung J. Jumame, Sabtu (12/9/2026), dengan mengusung tema “Berdiri Teguh dalam Iman, Berakar dalam Budaya, dan Bergerak Aktif Membangun Bangsa untuk Kemuliaan Tuhan.”
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PK3S Kota Sorong yang telah dilantik dan dikukuhkan.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pembentukan atau pergantian kepengurusan organisasi, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan pelayanan, mempererat persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Sorong.
Ia mengatakan, tema yang diusung dalam pelantikan memiliki makna penting. Masyarakat Sangihe yang berada di Kota Sorong diharapkan tetap teguh dalam iman, namun tidak kehilangan akar budaya dan jati dirinya.
“Budaya bukan sekadar tarian, bahasa, pakaian adat ataupun tradisi. Budaya juga mengajarkan kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, menghargai orang tua, menjaga persaudaraan dan hidup berdampingan dengan sesama,” ujar Septinus.
Karena itu, nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda. Ia berharap P3KS tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya keluarga besar Sangihe, tetapi juga menjadi rumah bersama untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Sementara itu, Ketua PK3S Kota Sorong, Jufri Wins Lumuhu, mengatakan kepengurusan baru merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Jefri menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan warga Sangihe yang telah hadir dalam momentum pelantikan tersebut.
Menurut Jufri, pengurus PK3S berkomitmen memperkuat persatuan dan kekeluargaan warga Sangihe di Kota Sorong, saling membantu, serta memastikan tidak ada anggota yang merasa berjalan sendiri.
Namun, ia menegaskan PK3S tidak boleh menjadi organisasi yang eksklusif. Warga Sangihe merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kota Sorong.
“Iman di bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup dan menjadi bagian dari masyarakat Kota Sorong. Karena itu, kita harus bersama-sama mendukung kemajuan Kota Sorong dan Papua Barat Daya,”pungkasnya.
Jufri menambahkan, PK3S juga berkomitmen mendukung program pemerintah daerah, menjaga ketertiban, memperkuat toleransi antarumat beragama, melestarikan budaya serta memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Selain itu, organisasi akan berupaya menghadirkan aksi dan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya bagi keluarga besar Sangihe, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk membantu warga yang membutuhkan dan mendukung pelaku usaha yang menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Dirinya mengajak seluruh pengurus dan warga Sangihe untuk menjalankan amanah tersebut dengan ikhlas, transparan dan penuh integritas.
“Dalam menjalankan organisasi ini, mari kita saling menghormati, bergotong royong dan bekerja bersama demi memberikan kontribusi positif bagi Kota Sorong,”tutupnya.
















