Imran, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Sorong. [foto: dok-sr]
Metro

Pemuda Muhammadiyah: Jika Tak Serius, Ormas Islam Siap Bubarkan Judi Togel

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Sorong, Imran menegaskan kepada Pemerintah, DPRD maupun Polres Sorong Kota untuk serius menangani peredaran togel dan judi lainnya, jika tidak maka dikhawatirkan organisasi kemasyarakatan islam siap membubarkannya.

Bagi Imran, apabila organisasi keagamaan yang akan membubarkannya, maka hal ini akan berdampak fatal dimasyarakat, tentunya terjadi bentrok horisontal. Dampak dari pembiaran peredaran judi adalah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), bahkan berdampak pada gangguan kejiwaan akibat stres dengan kekalahn yang dialaminya.

“Dulu ada yg namanya porkas dan banyak orang yg mengalami gangguan kejiwaan karena hal ini. Berjalan di got atau sepanjang jalan sambil bicara sendiri minta nomor togel, itu kan lucu, apakah para pemangku kepentingan menginginkan rakyatnya seperti ini,” tutur Imran kepada sorongraya.co. Selasa 22 Septemer 2020.

Aturan agama manapun lanjut Imran, tentu melarang bentuk tindak perjudian yang beredar. Jika norma agama telah dilanggar maka murka Allah SWT pasti dekat. “Yang judi pakai uangmu, yang kalah itu kamu, yang stres itu kamu, tetapi jika azab dari yang maha kuasa datang, itu pukul rata, baik yang main atau yang tidak tetap semua kena dampak,” jelas Imran.

Jika ditinjau secara hukum, dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 303 maka judi adalah perbuatan yang dilarang. Hingga hari ini pemerintah dan aparat kepolisian seakan-seakan menutup mata menyikapi peredaran perjudian di Kota Sorong, sehingga membuat masyarakat bertanya-tanya ada apa dengan mereka?

Seharusnya DPRD Kota Sorong sudah harus mengambil langkah dengan duduk bersama dengan pihak terkait. Apakah hal ini judi  togel  akan dilegalkan atau tetap ilegal, bila dilegalkan dan menjadi mata pencaharian masyarakat, maka silahkan menerbitkan Peraturan Daerah.

Sementara itu, kapolres Sorong Kota, Ajun Komisaris Bera Polisi, Ary Nyoto saat dihubungi sorongraya.co belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. [tri]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.