Tampak Pembangunan Kantor DPRD R4. [foto: david-sr]
Metro

Pembangunan Kantor DPRD R4 “Baru” Serap Anggaran Rp 18 Miliar

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Proyek pembangunan gedung DPRD Raja Ampat yang dikerjakan oleh PT. Fadil Anugerah di Puncak Gunung Kimindores, Kelurahan Sapordanco ‘baru’ menyerap anggaran sekitar Rp 18 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Raja Ampat.

Ketua Komisi II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan, DPRD Raja Ampat, Mohammad Taufik Sarasa mengatakan pembangunan Gedung DPRD Raja Ampat Sudah menelan anggaran sekitar Rp 18 Miliar dari total anggaran yang diperkirakan sekitar Rp 50 Miliar.

Total anggaran yang sudah dikucurkan dan dipergunakan oleh pihak ketiga sejak mulai dikerjakan mencapai sekitar Rp 18 miliar, sehingga harus digenjot lagi agar secepatnya diselesaikan.

“Sebelumnya pekerjaan ini ditangani oleh dinas Pekerjaan Umum sekarang telah pindah ke Dinas Perumahan. Bilamana tidak ada kendala waktu dekat kita akan memanggil OPD terkait untuk melakukan hearing di kantor DPRD Raja Ampat,” kata taufiq kepada wartawan. Kamis 5 Maret 2020.

Lanjut Taufiq, pihaknya akan terus mendorong dan mencari regulasi hukum agar pembangunan gedung tersebut dibuat secara multi years atau berlanjut. Dengan begitu kantor wakil rakyat itu dapat diselesaikan dengan cepat sesuai target dan estimasi pada tahun 2022 sudah ditempati DPRD.

Disamping itu, Taufik pun masih menunggu konsultan untuk menghingtung jumlah anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan gedung DPRD hingga rampung.

“Kita juga masih menunggu konsultan untuk menghitung berapa total anggaran yang dibutuhkan hingga pembangunan gedung kantor DPRD Raja Ampat ini cepat rampung,” ujarnya. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.