Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim ikut mengerahkan Satgas Merah Putih dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada pemilu 17 April 2019.
Metro

Pastikan Pemilu Aman dan Damai, Bernard Sagrim Kerahkan Satgas Merah Putih

Bagikan ini:
  • 61
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    61
    Shares

MAYBRAT, sorongraya.co – Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim ikut mengerahkan Satgas Merah Putih dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada pemilu 17 April 2019.

Bernard Sagrim mengatakan, pemilu yang digelar saat ini, merupakan pemilu nasional di Indonesia dan merupakan pemilu yang tergolong rumit oleh sebagian masyarakat. Untuk itu kata dia, pemerintah di seluruh Indonesia dilibatkan dalam pengawasan serta pemantauannya. Baik dari elemen TNI/POLRI, Satpol PP maupun dari Satgas Merah Putih.

“Kita selaku penanggung jawab kestabilan daerah, pembina politik dan penanggung jawab keamanan di daerah, sangat perlu ikut mengawasi dan memantau jalannya pemilu 17 April 2019 ini,” terang Bernard Sagrim yang ditemui sorongraya.co, Sabtu lalu.

Lebih lanjut dikatakan, dalam pemilu yang menggunakan lima kertas surat suara ini, memiliki tingkat kesulitan yang sangat signifikan dan berpotensi konflik sehingga perlu melibatkan semua elemen untuk menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Sistem pemilu menurut undang-undang nomor 7 tahun 2017 yaitu “one men ,one futd, artinya satu orang satu suara. Tetapi di kabupaten (daerah,red) fakta menunjukkan bahwa hak waris itu masih melekat di!dalamnya. Seperti para pemilih yang berada di kota lain atau yang sudah meninggal, itu dikembalikan kepada kelompok penyelenggara agar suaranya bisa digunakan agar tidak dikembalikan ke KPU sebagai penyelenggara,” jelasnya.

Ia menuturkan, bahwa sesuai dengan hasil rapat bersama antara forkopimda pada 8 April 2019 yang digelar di Manokwari, di kabupaten Maybrat sistem kearifan lokal itu masih perlu diterapkan.

“Karena seusai dengan hasil pemilu sebelumnya, dimana sistem tersebut membuat pemilu itu aman, damai dan tidak ada gangguan apapun. Jika sistem kearifan lokal itu tidak dikelola dengan baik maka akan menicu konflik di Maybrat,” pungkas Bernard Sagrim. [ones]


Bagikan ini:
  • 61
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    61
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.