Ilustrasi (Foto: Google)
Metro

Papua Barat Sepakat Sistim Manual, Yustus Meidodga: Keputusan Ada di Pusat

Bagikan ini:
  • 48
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    48
    Shares

MANOKWARI, sorongraya.co- Pemerintah Papua Barat sejauh ini menyepakati dan mendukung penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 dilakukan secara manual namun semua keputusan berada di Pemerintah Pusat.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga usai apel pagi di halaman pendopo kantor gubernur arfai. Jumat, 28 September 2018.

Sejauh ini Pemerintah telah mengakomodir dan menyikapi berbagai masukan yang berkembang di masyarakat terkait penolakan pendaftaran CPNS secara online.

“Untuk itu Pemerintah Papua Barat sengaja menunda dengan berbagai pertimbangan,” ujarnya

Menurut Yustus para Kepala-kepala  Daerah se Kabupaten/kota di Papua Barat akan bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Republik Indonesia untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penolakan rekrutmen CPNS secara online.
               
“Meski secara nasional pendaftaran CPNS secara online sudah dibuka Rabu, 26 September 2018 kemarin. Tetapi di kita (Pemerintah Papua Barat, red) belum dan Papua juga belum.  Kita Masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” kata dia

Selain penolakan pendaftaran secara online yang marak disuarakan lanjut Yustus, penundaan pendaftaran disebabkan adanya revisi kuota bagi Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dimana pihaknya telah menyampaikan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan RB agar pendaftaran dan seleksi secara manual.

‘’Masyarakat minta pendaftaran dan tes manual tetapi itu semua dikembalikan kepada pemerintah pusat. Dari dulu kita sudah sampaikan supaya pendaftaran secara manual saja tetapi sampai saat ini pemerintah pusat masih pada ketentuannya,’’ jelasnya.

Terlepas dari hal ini pihaknya berharap, penundaan pendaftaran CPNS ini tidak membuat kecewa para pencari kerja (pencaker). Pemerintah Papua Barat dan kabupaten/kota masih terus berupaya mengakomodir aspirasi masyarakat agar pendaftaran dilakukan secara manual. [krs]


Bagikan ini:
  • 48
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    48
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.