Dermaga kampung Jefman, Kabupaten Raja Ampat menuju Pelabuhan Kairembo Sorong. /Foti: David
Metro

Paksa Berlayar, Longboat Milik Oknum Guru PNS Diduga Tidak Miliki Alat Kelengkapan Keselamatan

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JEFMAN,sorongraya.co – Meski cuaca buruk, transportasi perhubungan laut longboat (perahu bodi) milik seorang oknum Guru SMP Negeri 13 kampung Jefman berinial J diduga tidak memiliki alat kelengkapan keselamatan namun dipaksakan berlayar membawa penumpang dari Dermaga Jefman, Kabupaten Raja Ampat menuju Pelabuhan Kairembo Kota Sorong.

Longboat yang diketahui bernama Sawerigading berkapasitas 40 penumpang itu, selain tidak memiliki alat kelengkapan keselamatan juga belum memiliki asuransi jiwa. Tarif yang dipatok kepada penumpang dewasa 30 ribu rupiah per orang, untuk anak SD, SMP, SMA 25 ribu rupiah dan anak – anak 15 ribu rupiah sekali menumpang dari Jefman – Sorong dan sebaliknya.

Pantauan media ini, pemerintah kampung Jefman Barat beserta petugas Perhubungan Raja Ampat telah memanggil pemilik longboat guna mensosialisasikan tentang pentingnya alat kelengkapan keselamatan serta asuransi jiwa bagi semua penumpang berada di Jefman yang hingga kini terkesan diabaikan.

Salah seorang warga yang enggan dituliskan namanya mengatakan, longboat tersebut sudah beroperasi sejak lama, namun hingga kini belum memiliki asuransi jiwa bahkan kelengkapan alat keselamatannya tidak memadai.

“Kalau tidak memiliki asuransi dan kelengkapan alat keselamatan itu akan membuat para penumpang terancam,”ujarnya.

Pemilik longboat saat menagih uang angkutan kepada panumpang

Menurutnya, kecelakaan laut yang sering terjadi disebabkan pengabaian terhadap prosedur keselamatan berlayar dan cuaca. Untuk mengatasi hal itu, perlu pengawasan ketat dari pemerintah untuk setiap angkutan laut harus dilengkapi alat keselamatan memadai.

Ia berharap agar semua pemilik longboat segera mengurus asuransi jiwa dan menyiapkan kelengkapan alat keselamatan sehingga semua para penumpang dapat merasa aman dan nyaman saat berada di tengah laut.

Sementara petugas Perhubungan (Perhub) Raja Ampat di Pos Jefman, saat ditemui media ini untuk dimintai keterangan menolak untuk dikonfirmasi. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.