Caption praktek menanam padi di sawah yang di lakukan oleh mahasiswa Prodi Agroteknologi Faperta Unamin Sorong bersama salah satu petani sukses dari Kampung Makbalim.
Metro

Mahasiswa Faperta Unamin Sorong Dampingi Petani Tanam Padi

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Unamin Sorong, selain belajar tentang ilmu pertanian juga harus dibekali pengalaman di lapangan, salah dengan mendampingi petani menanam padi di sawah.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa semester 2 dan 4 di Kampung Makbalim, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2022 lalu.

Dengan memilikii sumber daya alam yang besar bahkan sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani. Pendapatan petani di Kampung Makbalim hampir sebagian besar dihasilkan dari kebun dan sawah.

Caption praktek menanam padi di sawah yang di lakukan oleh mahasiswa Prodi Agroteknologi Faperta Unamin Sorong bersama salah satu petani sukses dari Kampung Makbalim.

Karena itu, selaku akademisi beserta mahasiswa bersinergi, sebagai bentuk wujud nyata melaksanakan Tridharma Pergurun Tinggi, salah satu adalah pengabdian kepada masyarakat.

” Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah kami programkan bersama mahasiswa sebagai bagian terpenting dari kegiatan belajar mengajar di kelas,” ujar Ajang.

Ajang menambahkan, tujuan Hal ini dilakukannya praktek ini untuk mensinergikan antara teori dan ilmu pengetahuan yang kami miliki dengan kenyataan di lapangan serta turut mengambil peran dalam memecahakan masalah bersama yang dihadapi oleh petani.

Praktek pengenalan bagian-bagian mesin traktor dan langkah-langka kerja mengoperasikan mesin serta dilanjutkan dengan pengolahan tanah secara mekanisasi untuk persiapan tanam.

Caption praktek menanam padi di sawah yang di lakukan oleh mahasiswa Prodi Agroteknologi Faperta Unamin Sorong bersama salah satu petani sukses dari Kampung Makbalim.

” Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi petani untuk meringankan beban kerja dan menambah pengetahuan serta pengalaman di bidang pertanian,” kata Ajang.

Ajang membeberkan, kegiatan pendampingan menanam padi bersama salah seorang petani padi sukses, pakde Jamari merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa dengan tingkat kesadaran sosial yang tinggi menjadi bagian tak terpisahkan dari pengetahuan mahasiswa untuk melihat dan mempraktekkan langsung proses penanam padi yang baik sekaligus mengetehui segala bentuk permasalahan kehidupan rill yang dihadapi petani itu sendiri.

Metode yang di pakai untuk penanaman padi adalah tandur mundur dengan mengisi 2-3 bibit per lubang tanaman,” ungkapnya.

Menanam padi adalah kegiatan yang rutin oleh petani disetiap musim tanaman. Selain budidaya tanaman hortikultura jenis sayur sayuran, kegiatan tanam padi merupakan kegiatan budidaya yang biasa di lakukan 3 kali oleh petani dalam setahun.

Pakde Jamari menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada adik-adik mahasiswa dari prodi agroteknologi fakultas pertanian kampus Unamin Sorong yang membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan hari ini, sehingga saya bisa mengenal secara dekat mahasiswa.

Harapan saya, kalau ada mahasiswa maupun bapak dan ibu dosen yang mau mengadakan penelitian atau kegiatan apapun semacam praktek lapangan di lahan, dengan senang hati saya siap membantu memfasilitasi.

Sementara itu, Kharisma, salah satu mahasiswa faperta semester 2 Unamin Sorong mengaku, senang membantu petani menanam padi di sawah. Secara nyata kami dapat terjun langsung dan mendapat pengalaman, pengetahuan tambahan untuk melengkapi ilmu yang kami peroleh di kelas.

Bahkan ketua kelas semeseter 2, Sulaiman Lisaholit mengaku sampai hari ini baru merasakan tanam padi bersama petani.

Hal ini menurut Sulaiman merupakan kesempatan yang berharga bagi saya dan teman-teman. Kegiatan ini tidak berhenti sampai parktek menanam padi saja.

Namun, padi umur 10 hari setelah tanam (fase vegetatif) mahasiswa juga melakuan kegiatan pengamatan pertumbuhan tanaman hingga masuk pada fase pertumbuhan generatif umur 60 hari setelah tanam sampai masuk tahap produksi. Sehingga data tersebut kami juga dapat gunakan untuk pelaporan sebagai laporan akhir kegiatan kuliah kami kepada dosen pembimbing.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.