Keributan yang terjadi di Lokalisasi MALANU Kota Sorong Minggu sore 11 November 2018 / Foto: Junaedi
Metro

Lokalisasi MALANU Diserang Sejumlah Pemuda

Bagikan ini:
  • 18
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    18
    Shares

SORONG, sorongraya.co – Lokalisasi MALANU Kota Sorong, Minggu sore 11 November 2018 mendadak tegang karena diserang sejumlah pemuda yang diduga berasal dari Malanu Pasir.

Dalam penyerangan tersebut sejumlah pemuda melampiaskan kemarahannya pada salah satu Angkutan Kota (Angkot) yang tengah melintas. Tak hanya itu, rumah warga, gerobak, motor dan kios pun tak luput dari amukan mereka dengan menggunakan parang dan batu.

Pemilik kios yang dijarah mengatakan, sejumlah barang-barang berharga miliknya berupa empat unit telepon genggam serta uang Rp 1.000.000 (Satu juta rupiah) raib dibawa kabur.

Sementara itu, Kapolsek Sorong Timur, AKP. Junaedi Weken yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, Keributan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIT. Diketahui sejumlah pemuda yang diduga berasal dari kompleks malanu pasir melakukan pemalakan terhadap salah satu supir angkot yang ketika itu melintas di lokasi kejadian.

Satu unit angkutan umum yang dirusak sejumlah pemuda dari Malanu Pasir / Foto: Junaedi

“Supir angkot tersebut tidak mau menuruti kemauan mereka karena mereka sedang dalam pengaruh minuman keras (miras). Kesal karena tidak diberikan uang pelaku kemudian mengeroyok supir tersebut, warga setempat yang melihat supir angkot dikeroyok datang dan bermaksud melerai situasi. Tidak terima dipisahkan oleh warga, pelaku pun menyerang orang-orang yang melerainya tadi sehingga terjadilah adu jotos di antara kedua belah pihak. Campur tangan warga tidak diterima oleh pelaku sehingga mereka kembali ke malanu pasir dan melaporkan kejadian tersebut kepada teman-temannya bahwa mereka baru saja dipukuli,” kata Junaedi.

 

Tidak lama berselang, datanglah pelaku beserta teman-temannya yang ketika itu sudah membawa senjata tajam dan batu ke lokasi untuk mencari warga yang terlibat adu jotos dengan mereka tadi. Tidak berhasil mendapatkan warga, para pelaku kemudian merusak satu unit angkot, motor, kios, rumah, tempat jualan bensin, dan Pos Polisi.

Perwira berpangkat tiga balok itu pun membenarkan jika disaat yang sama, pelaku juga membobol sebuah kios yang berada di lokasi kejadian dan menjarah 4 unit handphone dan sejumlah uang.

“Mendapat kabar adanya keributan tersebut, anggotanya beserta anggota Polres Sorong Kota langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dimaksud untuk menetralkan situasi. Pasca turunnya polisi ke TKP , situasi kembali kondusif dan aman seperti sedia kala,” ujar Junaidi

Lanjut Junaedi, terkait peristiwa yang terjadi, pihaknya telah mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku dan akan segera melakukan penangkapan.

“Kami sudah dapat gambaran dan identitas pelaku, sesegera mungkin kami lakukan penangkapan,” tegas Junaidi. [jun]


Bagikan ini:
  • 18
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    18
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.