Kirab Bendera Merah Putih (Flag Relay) saat tiba di Sorong (Foto: Redaksi)
Metro

Kirab Bendera Merah Putih HUT TNI ke-73 Tiba di Sorong

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG. sorongraya.co- Kirab Bendera Merah Putih (Flag Relay) dari Sabang sampai Merauke dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI Tahun 2018, tiba di Sorong.

Rombongan pembawa Bendera Merah Putih di sambut oleh Danlanud Manuhua Marsma TNI Fajar Adriyanto, Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Dadi Hartanto, Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Kasrem 171/PVT Kolonel Inf Hariyanto, M.A., Kapolres Sorong Kota AKBP Mario C.P Siregar S.Ik., para Kasi Korem 171/PVT, para Asisten Koaramada III dan Lantamal XIV, para Dansat Koarmada III dan Lantamal XIV, para Dansat dan Kabalak Aju Korem 171/PVT serta prajurit di wilayah Sorong, Sorong-Papua Barat. Rabu dan Kamis Tanggal 03/04 Oktober 2018 pukul 14:00 WIT.

Konvoi Bendera Merah Putih Nusantara yang dimulai dari titik nol kilometer Pulau Sabang sampai Merauke dengan melalui beberapa wilayah NKRI dan sampai di Bandara DEO Kota Sorong dan disambut oleh Danlanud Manuhua Marsma TNI Fajar Adriyanto selanjutnya menuju Mako Koarmada III diterima oleh Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Dadi Hartanto.

Rombongan Flag Relay saat melakukan konvoi (Foto: Redaksi)

Selanjutnya Flag Relay Bendera Merah Putih menuju ke Mako Korem 171/PVT yang diterima oleh Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono,M.A., dan dilanjutkan dengan Upacara HUT Ke-73 TNI tahun 2018 yang terpusat di Merauke.

Diketahui pembawa Bendera Merah Putih adalah para prajurit TNI yang berprestasi peraih medali emas pada perhelatan Asian Games tahun 2018 dan didampingi oleh prajurit TNI dari tiga Matra bersama elemen masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukan kearifan lokal yang menunjukan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang begitu beragam.

Adapun Kirab Bendera ini dilakukan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme, membangun dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bangsa yang besar, selain itu juga untuk menunjukan bahwa antara TNI dan Rakyat tidak ada pemisah karena Tentara Nasional Indonesia (TNI) berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. [dwi]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.