Metro

Kapal Cantika Lestari 88 Terbakar, 10 ABK Berhasil Selamat

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Kapal Motor Cantika Lestari 88 milik PT Belibis Papua Mandiri yang berlabuh di sekitar perairan Kota Sorong terbakar pada Selasa (14/12/2021) dini hari.

Kapal yang saat ini melayani penumpang Jayapura menuju Mamberamo Raya terbakar di bagian dek 2 dan 3. Beruntung dalam kejadian tersebut, 10 ABK yang menjaga kapal Cantika Lestari 88 berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Seksi Sertifikasi Kapal KSOP Sorong, Ronald mengatakan, berdasarkan hasil wawancara dengan Anak Buah Kapal Cantika Lestari 88 didapatkan keterangan bahwa sekitar pukul 03.00 WIT KKM melihat asap tebal keluar dari gudang yang berada si dek tiga sebelah kanan kapal. Tak lama kemudian, KKM berteriak api-api sambil menyemprotkan pemadam chemical, namun api semakin beaar dan asap semakin tebal.

 

Selanjutnya, KKM turun ke dek 2 menuju ruang mesin, memadamkan aliran listrik. Mualim I lalu menarik selang air tawar untuk menyemprot api. Akn tetapi api semakin besar dan menjalar ke dek dua,” jelasnya.

Ronald menambahkan, karena bagian dek dua dan tiga sudah terbakar, 10 ABK yang berada di kapal tersebut berkumpul di bagian belakang kapal.

Sekitar pukul 04.00 WIT KKM memadamkan mesin generator kapal. Mualim I pun menelepon kepala cabang PT Belibis Papua Mandiri lalu memerintahkan seluruh kru melompat dati kapal,” ujar Ronald.

Ronald mengaku, dugaan sementara penyebab terbakarnya kapal Cantika Lestari 88 adalah hubungan arus pendek listrik. Kendati demikian, belum ada penyelidikan lebih lanjut soal sebab musabab terbakarnya kapal.

” Bisa jadi nanti dari kantor pusat atau Komite Nasionak Keselamatan Transportasi (KNKT) lah yang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Ronald.

Lebih lanjut Ronald mengatakan, kapal Cantika Lestari 88 yang stand by di Jayapura ini dalam perjalanan ke Sorong untuk dok. Saat terbakar, kapal berbobot 951 ton ini dalam keadaan kosong.

” Yang melakukan pemadaman saat kapal terbakar adalah dari pihak PT Belibis Papua Mandiri, Pelindo Sorong dan Polairud Polda Papua Barat,” kata Ronald.

Ronald pun memastikan bahwa saat kapal terbakar, nahkoda tidak berada di tempat karena keluarganya sedang sakit. Yang ada hanya mualim I, Jonris Simanjuntak.

” Soal dimana kapal Cantika Lestari 88 doking kami belum tahu. Itukan tergantung dari kantornya, yang jelas kapal tersebut mau doking bulan Desember ini. Kalau dalam kondisi mau dok kita tak bisa kapal tersebut laik berlayar. Nanti setelah dok, barulah bisa dikatakan laik,” ungkapnya.

Kerugian Yang Dialami PT Belibis Papua Mandiri 4-5 miliar rupiah

Sementara itu, Direktur Utama PT Belibis Papua Mandiri, Misbahuddin mengatakan, kapal Cantika Lestari 88 yang berlabuh sekitar sebulan di luar pelabuhan Sorong terbakar.

Mengenai penyebab terbakar, masih mengacu pada hasil analisa dari ABK, yaitu hubungan arus pendek listrik maupun penyebab lainnya yang di duga berpotensi sabotase. Namun, penyebab pastinya belum bisa disimpulkan.

” Kapal ini sudah beroperasi selama setahun di Ambon dan di Papua sendiri, 5 tahun. Sebelum ke Jayapura, kapal berkapasitas 500 penumpang ini pernah melayani rute Sorong-Waisai, Sorong-Gag dan Sorong-Weda,” ujar Misbahuddin.

Misbahuddin mengaku bahwa di bagian kamar meain tidak mengalami kerusakan pasca kebakaran. Hanya saja kejadian ini menyebabkan kerusakan kapal hingga 40 persen, dari segi fisik kapal. Sedangkan estimasi kerugian sekitar 4-5 miliar. Apabila kapal tersebut diperbaiki hingga selesai 100 persen.

Pria asal Makassar ini merinci kerusakan kapal meliputi bagian bodi, instalasi listrik, instalasi keamanan, ruangan penumpang, plafon dan navigasi.

” Kami bersyukur bahwa 10 ABK yang menjaga kapal selamat. Pada saat kapal terbakar, 25 menit kemudian kantor cabang mendapat telepon lalu dengan kapal yang ada kami geser untuk selamatkan 10 ABK tersebut,” ucap Misbahuddin.

Misbahuddin menambahkan, setelah menyelamatkan ABK, dilakukan penyemprotan kapal. Tak lama kemudian kapal dari pelindo, polairud datang membantu melakukan pemadaman. Sekitar pukul 06.00 pagi, api yang membakar kapal berhasil dipadamkan.

” Kami belum bisa memastikan bahwa kapal ini nantinya dok dimana, bisa di Sorong atau Manado. Yang jelas kapal dalam persiapan dok,” tutur Misbahuddin.

Misbahuddin menegaskan bahwa pasca terbakarnya kapal Cantika Lestari 88, sama sekali tidak mengganggu armada yang lainnya dalam melayani penumpang menghadapi Natal dan Tahun 2022.

” Kami telah menyiapkan kapal Cantika Lestari 77 untuk melayani penumpang yang ada di Jayapura menuju Mamberamo Raya,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Polairud Polda Papua Barat, Kombes Pol Budy mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP.

Dari olah TKP diketahui bahwa penyebab terbakarnya kapal Cantika Lestari 88 berasal dari bagian belakang kapal, tepatnya dek paling atas. Karena di kapal terdapat barang-barang yang mudah terbakar sehingga membuat api cepat membakar kapal.

Budy mengaku, kerusakan kapal akibat kebakaran semalam hingga 80 persen. Proses penyelidikan masih berlangsung hingga saat ini.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.