Metro

Juliana Mandacan Lantik Ketua Dekranasda se Papua Barat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

SORONG. sorongraya.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Papua Barat, Juliana A Mandacan belum lama ini, Selasa (22/08/17) telah melantikan ketua Dekranasda Kabupaten / Kota se Papua Barat, di auditorium TP PKK Provinsi Papua Barat.

Acara yang dilaksanakan usai pelantikan tiga kepala daerah itu berlangsung penuh khidmat. Adapun ketua-ketua Dekranasda tingkat Kabupaten / Kota se Papua Barat adalah istri dari kepala-kepala daerah, diantaranya, Ny Petronela Kambuaya yang menjabat sebagai ketua Dekranasda Kota Sorong dan Ny Beatrisk Miseren yang menjabat sebagai ketua Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan.

Julianas Mandacan, Ketua Dekranasda Papua Barat berjabat tangan dengan ketua-ketua Dekranasda Kota/Kabupaten usai pelantikan. Selasa (22/08/17) lalu.
Juliana Mandacan, Ketua Dekranasda Papua Barat berjabat tangan dengan ketua-ketua Dekranasda Kota/Kabupaten usai pelantikan. Selasa (22/08/17) lalu.

Dalam sambutannya, Juliana A Mandacan minta agar Dekranasda bisa berpartisipasi dalam mengoptimalkan potensi budaya dan seni di tiap daerah khususnya wilayah Papua Barat.

Baginya, Dekranasda merupakan mitra pemerintah yang harus berjalan baik sehingga mengangkat citra daerah lewat seni. Perkembangan industri kerajinan tak bisa dipisahkan dari peran Dekranasda. Hasil karya seni dan budaya Papua Barat harus mereput pasar nasional maupun regional.

Oleh karena itu dirinya berharap agar ketua Dekranasda yang telah dilantik dapat memberikan peranan positif bagi pemerintah daerah.

Sementara, Ketua Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan, Ny Beatriks Mseren yang berhasil diwawancarai sorongraya.com mengatakan bahwa pihaknya optimis untuk menumbuh kembangkan kerajinan di sorong selatan, hal ini untuk meningkatkan serta mengangkan citra kabupaten sorong selatan.

Bagi Beatriks masing-masing daerah mempunyai kerajinan yang berbeda-beda, termasuk Kabupaten sorong selatan, untuk itu perlu adanya kerjasama yang baik dengan pemerintah sorong selatan guna mendukung program ini.

“Kedepan kita akan terus meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dari sisi peningkatan kapasitas pengrajin, misalnya mama di imekko, di kais, Kokoda, di teminabuan sendiri bahkan daerah lain di sorsel, kita upayakan untuk membuat pelatihan sehingga kerajinan sorsel dapat terkenal secara nasional bahkan mancanegara,” ujar Beatriks singkat. [nnk]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.