Aksi Demo yang digelar oleh HMI di depan kantor Kejaksaan negeri sorong
Metro

HMI Nilai Jaksa “Masuk Angin” Terkait Kasus Samuel Habonaran Sitorus

Bagikan ini:
  • 76
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    76
    Shares

SORONG, sorongraya.co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong Senin siang 12 Maret 2018 menggelar aksi demo di kantor Kejaksaan Negeri Sorong. Aksi ini menyusul putusan majelis hakim yang memvonis pemilik 1,2 ton Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus  atas nama Samuel Hamonangan Sitorus selama lima bulan penjara.

Sekretaris HMI Cabang Sorong, Alfaris Yasir menilai Kejaksaan Negeri Sorong “Masuk Angin” terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Samuel Hamonangan Sitorus dalam sidang kasus pemilikan minuman CT pada beberapa waktu lalu di Pengadilan Negeri Sorong.

Faris mengaku jaksa telah memberikan tuntutan yang begitu ringan sehingga hakim pun memberikan putusaan dibawah tuntutan jaksa, padahal minuman milik Samuel Habonaran Sitorus sangat banyak dan dapat merusak generasi papua.

Menurutnya ada salah satu teredakwa mempunyai barang bukti dua jeriken minuman CT dituntut sama dengan tuntutan pemilik 1,2 ton. “Ini sangat tidak rasional, pasti ada permainan dibalik ini, kalau hanya dua jeriken kemudian tuntutan jaksa sangat ringan mungkin tidak jadi soal, ini 1 ton,” tutur Faris kepada sorongraya.co melalui sambungan telepon.

HMI akan kembali melakukan audiens dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sorong lantaran massa tidak dapat bertemu langsung dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sorong. Dikabarkan Kepala Kejaksaan Negeri Sorong tidak tidak berada di tempat.

Salah satu pegawai kejaksaan yang ditanyai media ini belum memberikan jawaban yang pasti. “Saya tidak bisa jawab, nanti tunggu saja kajari karena mereka (HMI) akan mau audiens dengan Kajari Sorong,” tutur salah satu pegawai kejaksaan.

Dalam penyampaian aspirasi sempat terjadi tarik ulur antara anggota polisi dengan massa pendemo, Polisi melarang masa untuk tidak masuk ke dalam halaman kantor kejaksaan karena menurut kepolisian para pendemo tidak mempunyai surat ijin resmi, padahal surat ijin demo telah dilayangkan oleh pengurus HMI Cabang Sorong sebelum dilakukan aksi. [moh]


Bagikan ini:
  • 76
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    76
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.