Metro

Hasil Perpimcab GMKI Tegaskan Orang Kristen Harus Sadar Pengetahuan Akan Allah

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co – Pertemuan pimpinan cabang (Perpimcab) dan implementasi pola dasar sistem pendidikan kader (PDSPK), GMKI Wilyah XII Papua, Papua Barat menyatakan beberapa poin penegasan.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai, Selasa 23 hingga Kamis 25 Juli 2019 ini, diawalih dengan ibadah singkat, di sebuah hotel di kota Sorong Papua Barat, Selasa (23/07).

Dalam kotbahnya yang diangkat dari Kitab Ayub 12:1-25. Pdt. Iramona Pattynaya, S.Si. Teol, menyampaikan “Orang Kristen harus sadar akan pengetahuan akan Allah tidak terbatas, sebab itu jadilah orang yang rendah hati dan mintalah hikmat Allah supaya apa yang di kabarkan menjadi saluran kasih Allah bagi orang lain.

Sebab hikmat sejati membimbing pada pembenaran yang benar dan hikmat sejati tidak menjadikan orang untuk sombong.

Sambungnya, bahkan dikatakan orang tua paling berpengalaman sekalipun tidak boleh merasa diri mereka paling berhikmat, karena sumber segala hikmat dan kuasa hanya pada Allah saja.

Saat ini akan dilaksanakan pertemuan pimpinan cabang GMKI wilyah XII Papua, Papua Barat dan implementasi pendidikan dasar sistem pendidikan kader di bawa sorotan tema pergunakanlah waktu dan tetap berpengharapan dan sub tema, meneguhkan iman, harapan dan kasih persaudaraan serta mendaya gunakan potensi dalam mempersiapkan masa depan yang beradap dan mandiri menjelang bonus demografi.

lanjutnya, di bawa tema dan sorotan tema itulah GMKI wilayah dua belaslah yang diharapkan pertama mempergunakan waktu yang di berikan saat ini dengan baik

“Artinya, waktu ini adalah waktu yang disediakan Allah, waktu ini adalah waktu yang tepat sebab itu harus di gunakan dengan baik, kata pengkhotba untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk apapun dibawa kolong langit ada waktunya,” terang dia.

jika demikian maka dalam pertemuan ini, hendaklah setiap orang untuk memakai waktu atau kesempatan ini untuk menyampaikan usul saran dan pendapat dengan sebaik-baiknya, untuk bagaimana membangun dan mepersiapkan para pemimpin dan kader kader GMKI dalam menghadapi tantangan zaman saat ini

lanjutnya dalam pertemuan inipun, segala sesuatu yang di sampaikan diharapkan tidak menggunakan kepintaran dan kemampuan yang di miliki ataupun pengalaman organisasi yang ada pada kita sebab kepintaran dan kemampuan yang di miliki berasal dari Tuhan

“Yang harus selalu dibuat adalah selalu meminta hikmat dari Tuhan, sehingga setiap keputusan yang di buat atau keputusan yang diambil adalah keputusan-keputusan ilahi yang berasal dari Tuhan, yang berdampak dalam GMKI wilayah dua belas,” ujarnya.

Dalam kotbahnya, Pdt. Iramona Pattynaya, juga menyampaikan sebagai pemimpin dan kader GMKI dalam menjalankan setiap keputusan kedepan agar tetap berpengharapan pada Tuhan. Dan yakin bahwa ketika berpengharapan pada Tuhan tidak membuat seseorang takut.

“Sebab kita yakin Tuhan pasti menolong kita, tetaplah berpengharapan sebab pengharapan tidak mengecewakan,” pintanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pemerintah Kota Sorong, KNPI Papua Barat, GAMKI Papua Barat, KNPI Kota Sorong, organisaai kelompok pemuda, pemuda gereja serta senior frends members GMKI wilayah Papua Barat. [clm/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.