Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (Dok. SR)
Metro

Gubernur Dominggus Mandacan Dijadwalkan Kunker Ke Pulau Terluar Indonesia

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan dalam waktu dekat dijadwalkan akan kunjungan kerja (Kunker) di salah satu pulau terluar Indonesia di Distrik Kepulauan Ayau, Raja Ampat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat (Pabar) Baesarah Wael, usai rapat kordinasi (Rakor) bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Raja Ampat, di Kantor Bupati setempat, Rabu (13/11).

Dikatakannya, hal ini dilakukan untuk kelancaran Kunker Forkopimda Papua Barat dan OPD terkait ke Raja Ampat tepatnya di Pulau Fani.

“Kebetulan ada sebuah prasasti yang sudah disiapkan sejak tahun 2008 oleh menteri dalam negeri waktu itu, yang diserahkan kepada Pemprov Pabar yang nantinya akan dipasang di pulau Fani salah satu pulau terluar di Indonesia yang terletak di Distrik Kepulauan Ayau Raja Ampat,” kata Baesarah Wael.

Menurutnya, Pulau Fani merupakan batas negara Indonesia yang sangat dekat dengan Negara Republik Palau. Oleh sebab itu, Pemprov Pabar melakukan koordinasi dengan pemkab Raja Ampat.

“Kunker Forkopimda Papua Barat ke Pulau Fani dihadiri langsung Gubernur Pabar, Dominggus Mandacan dalam waktu dekat,” terangnya.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat (Pabar) Baesarah Wael. (Foto-SR/David)

Rencana pemasangan prasasti di pulau Fani akan diupayakan diakhir November atau di awal Desember mendatang. Nantinya ada prasasti dari Forkopimda Provinsi Pabar dan Kabupaten Raja Ampat. Hal itu menandakan bahwa pulau Fani adalah bagian dari Raja Ampat.

Baesarah menambahkan, kemungkinan Kunker Gubernur ke Raja Ampat kali ini akan mengunjungi dua kampung Rutum dan Renni, Distrik Kepulauan Ayau.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Perbatasan Daerah Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit mengatakan, sebagai instansi teknis yang mengurus wilayah perbatasan, pihaknya tetap mendukung rencana pemerintah provinsi Papua Barat.

“Saya berharap, dalam kunjungan Gubernur nanti, bisa membawa kepala OPD terkait, agar mereka melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat di dua kampung tersebut, sehingga bisa menyesuaikan apa yang dibutuhkan masyarakat setempat,” tandasnya.

Turut hadir dalam Rakor tersebut Kepala Kesbangpol Pemprov Pabar, Baesarah Wael, Kepala BPPD Pemkab. Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit, SH, Kabag OPS Polres Raja Ampat, Kompol Achmad Rumalean, SH, dan sejumlah Forkopimda di Kabupaten Raja Ampat. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.