Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE, saat membuka Festival Gemarikan Raja Ampat ke-3 Tahun 2019 dengan mumukul tambur, Selasa (12/11). (Foto-SR/David)
Metro

Festival Gemarikan Raja Ampat Kembali Digelar, Ini Harapan Bupati AFU

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat kembali menggelar Festival Gemarikan tahun 2019 di pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Jalan Inda Arfan , Kelurahan Sapordanco, Distrik Kota Waisai, Raja Ampat. 12 November 2019.

Festival gemarikan yang dibuka oleh Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati SE ini, dihadiri Dandim 1805 Raja Ampat Letkol Inf Joseph Paulus Kaiba, Wakapolres Raja Ampat Kompol Anjar Purwoko, SIK, Ketua DPRD Sementara Abdul Wahab Warwey, Wakil Ketua DPRD, Reinold M Bulla, Maneger Bank BNI Cabang Waisai, Ketua TP-PKK Raja Ampat Fauzia Elga Umlati, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLII DIM 1805/ Raja Ampat Ny. Retno Palupi Kaiba.

Dalam sambutannya, AFU mengatakan, wisata Raja Ampat menjadi satu simpul berapa umur yang dibangun dalam bingkai multi kulturalisme dan khas masyarakat peradaban yang toleran, damai, aman dan nyaman.

Raja Ampat merupakan destinasi wisata dunia tetapi juga menjadi obor yang terus menyala yang damai dan sukacita di seluruh tanah Papua.

Menurut AFU, Raja Ampat dibangun dari bingkai perbedaan multi multikultural, sehingga sampai saat ini menjadi hal yang luar biasa.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati saat mengunjungi Stand Bakar Ikan oleh perwakilan peserta dari 24 Distrik di Wilayah Pemkab Raja Ampat dengan masyarakat makan ikan gratis. (Foto-SR/David)

“Kita harus ciptakan kedamaian ketenangan serta selalu memberikan satu hal yang sudah kita khususnya di Papua Barat dan Indonesia. Mari kita saling menjaga dan seluruh masyarakat sehingga semua komponen memberikan satu untuk semua orang yang mendiami kepulauan ini juga memberikan kenyamanan bagi semua orang yang datang,” tutur AFU dalam sambutannya.

Perikanan dan kelautan merupakan salah satu upaya pengelolaan produk perikanan yang bernilai ekonomis tinggi karena Raja Ampat sebagian besar berupa olahan hasil laut.

Untuk itu, AFU mengajak semua pihak terutama dinas Perikanan untuk menumbuhkan minat masyarakat agar memanfaatkan sumber daya ikan menjadi peluang bisnis rumah tangga sehingga dapat menunjang ekonomi masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan visi dan kerjasama yang terjalin , semoga kerjasama ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi motivasi kepada pihak lainnya dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

AFU memambahkan, kegiatan ini dapat menjadi suatu ajang promosi untuk seluruh orang yang datang di Raja Ampat dan juga yang sudah ada di Gramedia, bukan terkenal dengan keindahannya tetapi orang Raja Ampat paling suka makan ikan.

“Dan memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat yang mendiami Raja Ampat agar setiap saat dan setiap hari harus makan ikan protein tinggi yang dapat memberikan, atau menjadikan generasi-generasi Raja Ampat yang lebih unggul untuk membangun kabupaten yang kita cintai,” pungkasnya. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.