SORONG, sorongraya.co – Hingga kini Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong menerima enam mahasiswa asal luar negeri dari empat negara berbeda. Keenam mahasiswa itu berasal dari Sudan, Komoro, Nigeria dan Timor Leste.
Wakil Rektor IV Unamin Sorong, Irman Amrin mengatakan kampus dibawah naungan Muhammadiyah terus membuka jalur beasiswa kepada mahasiswa luar negeri, salah satunya di Kampus Unamin Sorong.
Meski mendapat beasiswa luar negeri, Imran Amir mengaku para calon mahasiswa itu tetap mengikuti seleksi pada umumnya. Dari tiap negara, terdapat lebih dari satu orang yang ikut dalam proses seleksi.
“Sebagai perguruan tinggi yang unggul di Papua Barat Daya, kami ingin memastikan bahwa keuanggulan kami itu dari sisi internasionalisasi juga jalan. Jadi yang dari Sudan, Nigeria Komoro dan Timur Leste itu ada seleksi, berdasarkan seleksi yang kita lakukan akhirnya yang lolos mereka yang ikut kuliah,” tutur Irman kepada sorongraya.co. Senin lalu, 27 Juli 2026.
Dalam aktifitas berlajar, para mahasiwa tersebut dibantu oleh dosen translate yang menerjemahkan bahasa. Namun seiring waktu mahasiswa asal negara luar itu perlahan mampu berbahasa Indonesia.
Tak hanya itu, mantan Dekan Teknik ini mengaku jika Kampus Unamin Sorong telah bekerjasama dengan negara asia seperti Taiwan dan Vietnam, terbukti pada akhir Juli 2026 pihaknya akan mengirim tiga mahasiswa unamin untuk magang ke Taiwan.
“Akhir bulan ini (Juli 2026) kita kirim tiga mahasiswa unamin untuk magang di Taiwan di Perusahaan Semi Conduktor dan IA di Taiwan selama tiga minggu,” tutur Irman.
Untuk pembiayaan para mahasiswa magang tersebut ditanggung oleh pihak kampus mulai dari Jakarta sampai ke Taiwa hingga biaya. “Dari Soron ke Jakarta itu kami bebankan ke anak-anak. Tapi seluruh urusan lainnya dari Jakarta sampai ke Taiwan itu urusan kampus,” pungkasnya.
Pantauan sorongraya.co keenam mahasiswa ini tampak asik melakukan sosialisasi diri bersama rekan mahasiswa lain. Dalam percakapan sehari-hari terkadang mereka menggunakan bahasa negara asal maupun bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari.















