Arnoldus Ampnir, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat. [foto: adlu-sr]
Metro

Di Papua Barat Tiga Pasien Positif Terpapar Virus Korona

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, sorongraya.co – Data terbaru yang di rilis Tim Gugus Tugas corona virus disease 2019, Kamis 16 April menunjukan 2 warga Manokwari dinyatakan positif berdasarkan hasil tes SWAB. Data terbaru inipun menyebar luas di media sosial sehingga menimbulkan kekhawatiran warga di Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Arnoldus Ampnir yang dikonfirmasi, Kamis 16 April 2020 waktu setempat membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, selain 2 pasien di Manokwari dinyatakan positif, 1 pasien lainnya yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni juga dinyatakan positif virus korona. Dengan adanya data terbatu ini, otomatis menambah daftar orang terpapar virus corona menjadi 5 orang, setelah sebelumnya 2 orang positif virus corona di Kota Sorong.

Arnoldus menambahkan, 2 pasien posirif corona yang ada di Manokwari berusia 30 dan 45 tahun, sedangkan 1 pasien di Kabupaten Teluk Bintuni berusia 39 tahun. Ketiganya berjenis kelamin laki-laki.

Penambahan pasien positif corona mendapat tanggapan dari Bupati Manokwari, Demas Mandacan. Dikatakannya, sejak mereka dari Makassar sudah lebih dulu dilakukan karantina mandiri. Hanya saja ditakutkan malam harinya mereka kabur bertemu keluarga di rumah. Kan mereka tidak memiliki gejala sakit, seperti batuk, flu dan sesak napas. Ini yang sangat membahayakan.

Untuk mengkarantina mereka, pemkab Manokwari telah menyiapkan tempat. Saya sudah instruksikan kepada ketua gugus tugas covid-19 kabupaten Manokwari agar¬† segera melakukan pemeriksaan menggunakan alat rapid test kepada keluarga pasien. Mereka inikan tinggal di daerah padat penduduk, makanya akan sangat berbahaya jika menyebar kepada orang lain,” kata Demas.

Demas menyampaikan, ketika mendapat informasi dua warga Manokwari positif corona, pesan kekhawatiran warga kemudian disampaikan melalui akun media sosial, facebook dan grup whatsaap. [adl]

editor: junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.