Metro

Dalam Kunjungan Kerjanya Panglima TNI Cek Kesiapan Personil

Bagikan ini:

SORONG, sorongraya.co- Dalam kunjungan kerjanya di Kota Sorong, Kamis (23’12/2021) Panglima TNI, Jendral Andika Perkasa melakukan mengecek secara langsung aktivitas TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang bertugas mengamankan daerah-darah rawan yang ada di Papua Barat.

Agenda saya pertama dalam rangka mengecek secara langsung perubahan-perubahan tugas dalam beraktivitas karena mereka tadinya berjunlah 250 orang Angkatan Darat belum lagi dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara inikan bertugas mengamankan daerah rawan.

” Jadi saya ingin cek apakah para prajuritnya sudah memahami makna yang tadinya mereka bertugas mengamankan daerah rawan sekarang harus membina teritorial yang fokusnya ke masyarakat,” kata Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Panglima TNI menambahkan, personil prajurit TNI AD yang ada di Papua Barat hanya 35% sedangkan kebutuhannya 100%. Jumlah ini jauh di bawah Papua, yang junlahnya 49%.

” Saya tawarkan kepada Gubernur Papua Barat jika ada tambahan jangan hanya 1000 personil tetapi harus di tambah lagi menjadi 2.000 personel. Supaya lebih cepat lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, setelah insiden di Kisor itu pihaknya langsung melakukan perubahan sesuai rekomendasi dari Pangdam sebelumnya. Diakuinya, personil yang bertugas di provinsi atau daerah yang rawan konflik tetap harus dipersenjatai.

” Sebetulnya Koramil, Kodim dan Batalion semuanya bersenjata. Tetapi kalau berdasarkan rekomendasi Pangdam tidak dipersenjatai, saya kurang tahu persis, apa pertimbangannya. Tapi dengan terjadinya insiden itu, ya kita harus beroperasi normal seperti halnya di daerah lain, di luar Papua,” kata Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.